Hati-hati, 9 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Hambat Produktivitas

02:27 on August 8, 2017 by Agustina Lie in Capture

Sering membuat daftar cek pekerjaan tetapi tak kunjung produktif juga? Jangan-jangan Stars people punya kebiasaan buruk penghambat produktivitas. Ya, menghambat produktivitas! Jadi bukan hanya kreativitas yang melambat, melainkan tak lagi bisa mencapai target yang harus dipenuhi.

Sebuah studi di University of Minnesota menemukan bahwa orang-orang yang memiliki kontrol diri tingkat tinggi cenderung lebih bahagia daripada mereka yang tidak, baik pada saat ini maupun dalam jangka waktu yang lebih panjang. Coba cek sembilan kebiasaan berbahaya bagi masa depan berikut:

1. Berselancar di dunia maya

Jika sehari-hari Stars people berkutat dengan internet, maka meningkatkan kewaspadaan dari terlena browsing harus jadi lampu merah. Bagaimana tidak, tak sedikit orang yang berpikir ‘hanya karena menganggap hanya mampir sebentar’ justru malah betah berlama-lama di sebuah situs yang sebenarnya tidak ia butuhkan, seperti membaca berita, mengecek media sosial, atau bahkan ‘terjebak’ di permainan game online. Solusinya? Fokus 15 menit terhadap apa yang ingin dicari dari internet.

2. Perfeksionisme

Terkadang kita menginginkan sesuatu secara sempurna, namun kita melupakan bahwa ide perlu waktu untuk berkembang. Seperti pernah ditulis di artikel CEO Stars sebelumnya bahwa kesempurnaan itu hanyalah milik langkah kedua dan seterusnya. Artinya, jika Stars people ingin sempurna, maka itu tak akan didapat di permulaan, melainkan pada sebuah proses.

3. Rapat

Orang yang sangat produktif menghindari sebanyak mungkin rapat! Dan membuat jadwal agar bisa efektif dalam pekerjaan. Psikolog Kathleen Vohs dari University of Minnesota dalam penelitiannya menemukan bahwa ada keterbatasan kognitif pada diri manusia. Rapat yang berlangsung tiga sampai empat jam menyebabkan kontraproduktif.

4. Menanggapi email dengan segera

Orang produktif akan memanfaatkan fitur yang memprioritaskan pesan oleh pengirim. Agar tidak sampai kehilangan peluang bisnis karena lupa cek email. Ini sekaligus cara agar waktu tidak terbuang percuma hanya untuk membuka email setiap kali ada notifikasi.

5. Mengaktifkan tombol snooze

Saat kita tidur, otak bergerak melalui serangkaian siklus yang rumit. Inilah mengapa kadang kita terbangun tepat sebelum jam alarm padam. Otak kita tahu saatnya untuk bangun pagi. Tidak peduli seberapa lelahnya kita, saat jam alarm berbunyi, paksa diri untuk bangun sehingga memiliki pagi yang produktif.

6. Multitasking

Stars people berpikir seorang multitasking itu keren dan itu adalah Anda sendiri? Eit, jangan terburu senang dulu! Penelitian yang dilakukan Stanford University menegaskan bahwa multitasking kurang produktif daripada melakukan satu hal pada satu waktu.

7. Merangkul semua tugas berat

Manusia itu punya keterbatasan. Siapapun orangnya memiliki energi mental dalam jumlah terbatas. Pada saat seseorang menghabiskan energi ini, pengambilan keputusan dan produktivitas akan menurun drastis. Kerjakan setiap pekerjaan satu persatu agar kita tidak terforsir.

8. Penggunaan ponsel, laptop, tablet di tempat tidur.

Inilah kebiasaan buruk yang kebanyakan orang tidak menyadari sangat kerugian yang disebabkannya. Bukan hanya mengurangi kualitas tidur seseorang, pemakaian alat elektronik di atas tempat tidur dapat mengurangi produktivitas.

9. Makan terlalu banyak gula

Glukosa berfungsi sebagai “pedal gas” untuk energi di otak. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi gula dapat mengurangi produktivitas. Terlalu sedikit glukosa membuat kita gelisah dan tidak bisa konsentrasi. Hindari konsumsi gula berlebih.

Ingin mencapai target tetapi masih berkompromi dengan kebiasaan buruk tidak akan mengantar kita pada tujuan semula. Terlebih jika Stars people ada di posisi sebagai seorang pemimpin maka sikap dan cara berpikir Anda sangat memengaruhi bawahan. Sembilan kebiasaan buruk di atas menjadi penghambat rata-rata para profesional. Bagaimana dengan Anda? (CEO Stars-AL)