Fokus Pada Manfaat, Kunci Keberhasilan Gulakong

09:51 on July 19, 2017 by Westi Surya in Capture, CEO on frame

Hanya butuh waktu 1,5 tahun dari ide dasar sampai bisa berdiri, Gulakong, sebuah merek gula singkong yang kini telah memiliki 47 distributor yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Madura, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Bahkan dalam waktu dekat akan diekspor ke Bangladesh dengan nama berbeda. Berada di bawah bendera CV Inovasindo Berkah Mandiri, Woman Business Leader kita kali ini mengaku ingin fokus di dunia persingkongan. Jika nanti ada kesempatan pelebaran produk, dirinya masih ingin terus menggali potensi organik dan komoditas lokal. Memiliki sejumlah keunggulan dibanding produk pemanis lainnya, Gulakong lebih stabil, mampu memperkuat manis pada buah, pada pembuatan kue tidak perlu pengental tambahan dan lebih awet karena bisa berfungsi sebagai pengawet alami, dan beragam manfaat lain.

Apa kiat sukses sarjana biologi Universitas Brawijaya Malang ini? Berikut petikan wawancara eksklusif CEO Stars dengan perempuan bernama lengkap Dian Purwaningtyas:

Jatuh bangun di bisnis sebelumnya, namun masih bisa survive. Apa yang menjadikan Ibu bisa bertahan?

Yang pertama pasti karena Allah SWT, karena sebesar apapun usaha kita, tetap Allah yang menentukan. Karena itulah kita mendekati Dia agar (kita) diberi yang terbaik.

Kedua, bisa jadi karena kami punya komitmen total pada manfaat dari usaha itu sendiri. Dengan kami fokus pada manfaat menjadikan kami total dalam hal:

a. Mengutak-atik produk yang sudah ada (mengubah manfaatnya tidak hanya satu tetapi lebih) yaitu dengan meriset lebih dalam hingga membuat modifikasi serta varian-variannya.

b. Pendekatan pada konsumen (agar tidak hanya beli putus, tetapi sebagai live value bagi mreka) yaitu dengan membuat grup-grup diskusi online tentang kesehatan dan pengolahan makanan sehat.

c. Berusaha menciptakan produk-produk turunan baru yang belum ada, memakai bahan yang sama, lokal dan mudah dibuat oleh konsumen.

Ketiga, karena kami memakai sistem distribusi tertutup dengan distributor yang selektif. Artinya tiap tim agen dan reseller memiliki wilayah sendiri-sendiri di bawah satu distributor dan dihindarkan dari konflik saling hantam harga dan sikut. Dan di dalam setiap wilayah melalui distributor kami bangun sistem kebersamaan sehingga ada saling melengkapi dan membantu antar agen atau reseller. Jadi memang yang dididik adalah distributor-distributornya.

Menurut Ibu, apa yang sebaiknya didahulukan dalam membesarkan sebuah bisnis?

Integritas diri kita, harus terjaga pada karyawan, suplier, dan konsumen.

Sempat memiliki usaha dengan puluhan franchise dan akhirnya harus men-shut down semuanya, apa pelajaran dari kejadian itu?

Agar tidak terburu-buru untuk cepat sukses. Akibatnya melewati tahapan yang penting dan kurang berhati-hati dalam mengambil keputusan-keputusan yang vital.

Terlihat begitu mudah bagi Anda dalam membuat dan membesarkan sebuah brand. Dari ide hingga memasarkan Gulakong hanya butuh waktu 1,5 tajun. Kunci suksesnya di mana ya?

Justru karena dari awal kami tidak fokus pada brand, tetapi pada manfaat, akhirnya brand dan teman-temannya tadi mengikuti secara otomatis.

Logikanya saat melahirkan sebuah produk, orang pada umumnya fokus bagaimana produk mudah dikenal semakin luas yang harapannya dari semakin dikenal menjadikan omzet makin besar. Itulah mengapa di awal-awal sebuah usaha, kebanyakan mengalami hal yang sama, yakni harus mengeluarkan investasi dan effort besar untuk promosi, sehingga lupa bahwa manfaat/keunggulan produknya tidak cukup kuat untuk bersaing dengan produk yang sudah ada.

Apa saran Ibu untuk Woman Business Leader di luar sana?

Khusus untuk perempuan, karena kekuatan ada pada sisi emosional dan detailing, manfaatkan itu untuk menggali lebih dalam kekuatan produk sehingga bisa menyentuh hati dan hidup konsumen Anda. (CEO Stars-WS)