Tini Moeis: Business Leader Harus Memiliki Multi Kompetensi

10:57 on October 12, 2016 by Editor in CEO on frame
Tini Moeis

Energetic dan visioner merupakan kata yang mewakili gambaran seorang Tini Moeis, Managing Director NuPMK Consulting, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bisnis pengembangan leadership, strategic management, dan human capital. Sebagai seorang visioner, Tini berpikir bahwa setiap business leader harus memiliki multi kompetensi antara lain: financial management, people optimization, komunikasi, dan business acumen.

Dalam sebuah training simulasi bisnis di Graha CIMB Niaga yang dihadiri oleh puluhan peserta, 12 Oktober 2016, perempuan ramah dan asli dari tanah Sunda ini berkenan untuk diwawancarai.

Mengapa pemilik perusahaan dan karyawan harus memiliki business acumen?
Pada dasaranya para pelaku bisnis harus memiliki nilai tambah agar dapat melihat peluang bisnis apa yang lebih baik dan bagaimana cara yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja agar mencapai tujuan. Business acumen merupakan kompetensi dasar sekaligus critical competency yang harus dimiliki oleh organisasi dan perusahaan agar dapat mengolah semua sumber daya untuk membesarkan value-nya.

Sejauh mana efektivitas business acumen bagi perusahaan?
Kami memutuskan mengembangkan business acumen bekerja sama dengan Celemi, provider pelatihan bisnis dari Swedia yang sudah berpengalaman selama 30 tahun. NuPMK Consulting menjadi mitra untuk perwakilan Celemi di Indonesia. Berdasarkan scientific research yang dilakukan oleh Celemi, simulasi business acumen merupakan pola pembelajaran yang powerful dan dampak efektifnya di atas 70%. Terbukti secara metodologis dengan adanya evidence berupa perubahan kinerja pada bisnis perusahaan.

Apakah sistem simulasi business acumen sifatnya berjenjang atau cukup sekali saja?
Simulasi business acumen ini adalah trigger point bagi para pelaku bisnis agar penasaran untuk mengikuti jenjang pelatihan selanjutnya. Namun tiap tahapan berbeda berdasarkan kematangan pelaku bisnis itu sendiri. Bagi para business leader bisa saja mengikuti pelatihan hingga level 4-5 misalnya karena mereka merupakan pemegang kebijakan dalam sebuah perusahaan. Sementara bagi para karyawan cukup hingga level menengah.

Sejauh mana peran seorang leader dalam bisnis?
seorang leader dalam bisnis itu harus men-drive, mewarnai, creating value, membesarkan bisnis, dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Agar dapat melakukan semua peran tersebut maka seorang business leader harus memiliki multi kompetensi. Selain itu seorang business leader harus bisa mengembangkan value dalam business acumen, karena tanpa value bisnis akan berkembang menjadi business animal.

Apakah business acumen hanya bisa dikembangkan oleh para pelaku bisnis saja?
Business acumen bisa diterapkan di mana saja, termasuk dalam rumah tangga. Jika seorang ibu mengajarkan bagaimana cara membuat kue pada seorang anak, lalu sang anak diajarkan untuk menjualnya, maka di situ business acumen sederhana telah diterapkan.

“Mengembangkan bisnis agar bertumbuh menjadi lebih besar adalah impian para pelaku bisnis, untuk itu seorang business leader harus bisa bersikap adil dan berintegritas dalam segala aspek bisnisnya,” pungkas Tini Moeis. (CEO Stars-TS)