Tetap Produktif Dengan Liburan Sehari, Kenapa Tidak?

02:05 on October 4, 2015 by Editor in Capture, CEO travel

Bagi sebagian orang berlibur itu mudah, hanya butuh membeli tiket sudah bisa terbang ke suatu tempat. Namun bagaimana dengan karyawan yang bekerja dari pagi hingga sore, 6 hari penuh dalam seminggu? Menurut Francine Lederer, psikolog klinis di Los Angles, sebagian besar orang memiliki perspektif hidup yang lebih baik dan menjadi termotivasi untuk mencapai tujuan mereka seusai liburan. Terlebih bila dilakukan selama 24 jam.

Untuk pemilihan tempat berlibur dapat disesuaikan dengan bertanya pada diri sendiri. Apakah pantai, gunung, menikmati bangunan tua, atau liburan hobi. Dari sini kita bisa sekaligus menghitung budget yang dibutuhkan berikut destinasinya. Termasuk lamanya waktu liburan. Bila hanya sekadar skipping the daily activities tidak perlu ke luar kota jauh-jauh, bukan? Bila di dalam kota memungkinkan, mengapa tidak? Jadi tidak ada lagi yang namanya salah pilih tempat wisata. Bersepeda dalam kota menikmati bangunan tua juga liburan menyenangkan loh, Stars people! Terlebih dilakukan pada pagi buta atau sore hari menjelang senja. Abadikan sudut-sudut kota untuk koleksi foto pribadi.

Bicara kebutuhan, psikolog Ayu Ramadhani mengatakan bahwa kebanyakan orang mengambil cuti/liburan karena ingin menghilangkan rasa jenuh. Menjauhkan diri dari hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan serta menemukan aktivitas baru adalah langkah efektif refreshment, selain juga memunculkan inspirasi baru sehingga produktifitas terjaga. Hindari membawa sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan. Stars people ingin berlibur dan bukan sedang pindah lokasi kerja, bukan?

Berikutnya, hindari melakukan perjalanan terlalu jauh. Ingat, bahwa besok sudah harus bekerja kembali! Perjalanan yang terlalu jauh, apalagi tidak diimbangi dengan itinerary yang baik hanya akan mengacaukan rencana liburan. Akibatnya liburan tidak maksimal dan yang didapat hanyalah lelah.

Terakhir yang perlu diperhatikan adalah mematikan seluruh gadget. Jika ingin liburan menyenangkan Stars people harus perhatikan ‘gangguan’ terselubung liburan yang satu ini. Survei yang dilakukan Just The Flight terhadap 1.000 responden, mengatakan bahwa 70% dari mereka tidak bisa mematikan seluruh gadget pada saat berlibur dan 22% lebih memilih berlibur bersama laptop agar dapat memantau pekerjaan. Mau liburan tetapi masih membawa-bawa pekerjaan, apa tidak sayang dengan uang dan tenaga yang dikeluarkan? (CEO Stars-WS)