Siapa Bilang CEO Tidak Butuh Eksis di Media Sosial?

02:17 on February 14, 2017 by Editor in Capture

Tidak punya banyak waktu sehingga menugaskan pada orang lain adalah kesalahan besar seorang Chief Executive Officer (CEO) pada umumnya. Setidaknya itu yang disampaikan Justin Foster, co-founder perusahaan branding Root + River. Kesalahan besar jika seorang leader di era sekarang tidak mau mengetahui apa yang sedang tren di masyarakat.

Jo Cameron dalam postingannya di Wordtracker menekankan pentingnya pebisnis ngeksis di media sosial (medsos), di antaranya:

Ada audiens di sana

Tugas seorang CEO bukan saja menjadikan bisnis maju pesat. Ia juga dituntut dapat meramalkan apa yang bakal terjadi ke depan. Media sosial menjadi tempat yang tepat untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di market. Ibarat panggung, konsumen ‘bertebaran’ di medsos.

Medsos menikatkan brand’s exposure

Berdasar laporan Social Media Examiner sebanyak 92% marketers mengaku bahwa media sosial penting bagi bisnis mereka. Postingan seorang CEO lewat akun medsosnya dapat menjadi brand booster perusahaan. Tentu jika ia sering meng-update akunnya dengan postingan seputar brand yang dia miliki. Bukan hanya itu, eksistensi seorang CEO di media sosial sekaligus menandakan kewibaannya sebagai seorang yang ahli di bidangnya.

Mempelajari kebutuhan konsumen

Bukan hanya konsumen dan calon konsumen di sana, kebutuhan yang mereka inginkan juga tersedia. Apalagi di media sosial memungkinkan seseorang untuk lebih terbuka. Malah yang belakangan sering terjadi, komplain terhadap brand sering dilayangkan lewat medsos. Bisa dibayangkan jika perusahaan tidak memiliki akun resmi media sosial perusahaan.

Menaikkan traffic website

Yang menarik dari medsos, ia juga mampu menaikkan pengunjung website. Jika Stars people ingin website lebih ‘tercium’ konsumen, maka aktivasi media sosial harus secara berkesinambungan dilakukan. Terlebih jika itu dilakukan melalui google plus. Media sosial milik google ini ampuh menaikkan traffic website maupun diri Anda.

Membangun kepercayaan dengan audiens

Selain sebagai media komunikasi dengan konsumen, medsos juga merepresentasikan profesionalisme seseorang. Untuk kebutuhan ini, pemilik akun diwajibkan menangani dengan seksama dari mulai foto profil, bio, bahkan postingan demi postingan yang diunggah. Media sosial ibarat sebagai etalase. Hindari mengunggah permasalahan pribadi di dalamnya. Ingat, meski itu akun Anda, semua yang terunggah di sana dapat diakses oleh semua orang alias menjadi milik publik.

Dapat membuat keputusan membeli dengan tepat

Ini yang juga menarik. Media sosial sekaligus sebagai sarana mengetahui apa yang sedang menjadi tren, termasuk sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan membeli. Bukan cuma dari sisi perusahaan, hampir 95% konsumen juga menjadikan tampilan perusahaan di dunia maya sebagai pertimbangan pada saat membeli, dalam hal ini website dan akun resmi media sosialnya.

Menjadi media penghubung

Karena sifatnya yang cepat, medsos seringkali menjadi jalan pintas antara konsumen dengan perusahaan. Tak heran jika konsumen kecewa dengan layanan sebuah perusahaan, ia akan mudah mengeluh di media sosial dan dunia pun mengetahuinya.

Sudah bukan jamannya lagi seorang leader tidak punya waktu untuk bermedsos. Masih juga kesulitan mengatur jadwal untuk media sosial pribadi dan perusahaan Stars people? Hubungi whatsapp CEO Stars di 0896.3999.3200 dan dapatkan bimbingan secara personal langsung dari tim yang biasa menangani media sosial perusahaan. (CEO Stars-RD)