Seni Negosiasi Tanpa Rasa Takut Gagal

09:18 on November 2, 2016 by Editor in CEO insight
Seni Negosiasi Tanpa Rasa Takut Gagal

Salah satu bentuk keterampilan dalam komunikasi adalah negotiation skill. Tidak semua orang menguasai seni negosiasi, padahal negosiasi merupakan perundingan antara dua pihak atau lebih, yang didalamnya terdapat proses memberi, menerima, dan tawar menawar untuk mencapai suatu kesepakatan bersama. Itu sebabnya sebuah organisasi atau perusahaan membutuhkan seorang negosiator handal.

Seorang negosiator membutuhkan kemampuan komunikasi prima. Everett M. Rogers, pakar Sosiologi Amerika, memberikan definisi bahwa, komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. Negosiasi yang berhasil melibatkan faktor tak kasat mata yang bermuara pada nilai-nilai pribadi dan emosi. Faktor tak kasat mata dapat memiliki pengaruh besar pada proses negosiasi dan hasil.

Jangan pernah merasa takut untuk melakukan negosiasi. Buang jauh-jauh anggapan bahwa bernegosiasi berarti harus memberikan tawaran termurah untuk mencapai kesepakatan, juga lepaskan rasa takut akan kegagalan dalam bernegosiasi. Agar mencapai keberhasilan yang tepat dan sesuai diperlukan seni negosiasi yang cantik berikut ini:

Kenali nilai diri

Nilai yang ada dalam diri Stars peple bisa menjadi penentu hasil negosiasi bisnis. Dalam setiap negosiasi, seorang negosiator bisa berada dalam posisi tawar yang kuat atau lemah. Dengan mengenali nilai diri, Stars people bisa tahu kapan harus menyerah pada harga yang ditawar, dan kapan membuat pihak klien menyerah terlebih dahulu dengan harga negosiasi yang ditawarkan.

Jadilah pemulai

Jika Stars people memulai lebih dulu dalam proses negosiasi akan lebih memungkinkan untuk memegang kendali selama proses negosiasi berlangsung. Tetapi jika membiarkan pihak lain memulai, maka Stars people telah memberikan kesempatan kepada lawan bicara untuk mengendalikannya. Cari tahu segala informasi tentang lawan negosiasi.  Ambil celah yang dapat dijadikan sebagai peluang mengendalikan negosiasi. Jangan takut menginterupsi jika Stars people merasa pihak lain mencoba mengambil kendali.

Tetap tenang

Seorang negosiator ulung tahu bagaimana caranya mengendalikan emosi sebagai cara menyikapi sebuah keadaan. Ketika negosiasi berjalan tak tentu arah dan menjadi panas, tetaplah tenang dan gunakanlah logika untuk memecahkan masalah. Tetaplah mengikuti jalannya perundingan dan aktif memberikan solusi. Jangan sesekali terpancing dan memaksakan kehendak dalam perundingan dengan mengedepankan emosi. Selalu rendah hati dan hindari perdebatan karena bisa membuat pihak lain malu. Bila salah satu pihak kehilangan muka di depan yang lainnya, semuanya justru akan dirugikan.

Hindari kompromi

Saat melakukan negosiasi terkait harga, fokuslah pada penawaran dan konsisten untuk memenangkan negosiasi. Dalam sebuah negosiasi, Stars people dituntut untuk membangun kepercayaan dan memenuhi kebutuhan klien atau konsumen. Tapi bukan berarti memberikan segalanya dengan jalan berkompromi yang justru akan merugikan perusahaan Stars people.

Catat hasil negosiasi

Sebagai profesional sebaiknya Stars people mencatat semua syarat dan klausul perjanjian negosiasi dalam sebuah dokumen tertulis. Buatlah sebuah proposal, sodorkanlah kepada klien, lantas tulislah hal-hal yang disepakati dengan klien saat itu juga untuk menghindari kesalah pahaman di lain waktu, dan sebagai perjanjian yang mengikat dengan klien.

Penting bagi sebuah bisnis untuk memenangkan proses negosiasi. Untuk itu diperlukan latihan terus menerus agar Stars people menguasai seni negosiasi dan menjadi negosiator ulung yang akan berdampak pada kemajuan bisnis. Jangan pernah takut untuk melakukan negosiasi sebagaimana dikatakan oleh John F. Kennedy, “Let us never negotiate out of fear, but let us never fear to negotiate.” (CEO Stars-TS)