Sell Right, Sleep Tight

01:48 on August 27, 2017 by Teguh Prayogo in Capture

Tahun 2017 seakan menjadi ‘tahun sial’ bagi sejumlah brand. Setidaknya ada 3 merek besar ‘menemui’ bantu sandungannya di tahun yang sama, yakni: 7 Eleven, Nyonya Meneer, dan First Travel. Pebisnis manapun tentu tak ingin memosisikan diri di posisi pemilik maupun orang-orang yang di balik brand yang sedang menukik tersebut, bisa dipastikan tidurnya tak akan nyenyak.

Belajar dari kejatuhan brand-brand besar

Kasus First Travel menjadi contoh paling hangat. Bagaimana tidak, hampir semua media membahasnya. Merujuk berita di hampir semua media, angka transaksi dari jemaah yang belum berangkat saja ada sekitar Rp 800 milyar lebih. Sebuah nominal penjualan yang fantastis. Dari kacamata selling, tentu itu capaian hebat. Tetapi bagaimana dari sisi etika bisnis dimana ribuan konsumennya belum menerima hak-haknya alias belum diberangkatkan ke tanah suci oleh biro perjalanan haji dan umroh yang sering menjadi langganan pejabat dan selebritis itu? Di sinilah pelajaran berharganya. Sebagai pebisnis atau salesperson, jika kita masih ingin menikmati hasil usaha dengan tenang dan tidur nyenyak (sleep tight), maka berjualanlah dengan cara benar (sell right). Penuhi kaidah penjualan yang benar dengan pendekatan “6 KY” berikut:

Know Your Character

Kenali diri, ukur kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri Stars people sehingga kelemahan tidak mengganggu proses transaksi penjualan. Terus pertahankan dan perkuat kekuatan yang ada. Buang jauh-jauh kelemahan dengan mengasah kapasitas secara kontinu melalui bacaan, seminar, pelatihan, komunitas, dan sumber pengetahuan lain. Ketahui bagaimana cara menjual dengan penuh integritas.

Know Your Customer

Kenali seperti apa konsumen Anda sehingga mempermudah proses penjualan, mengetahui dengan benar kebutuhan konsumen, bagaimana mengatasi jika terjadi keluhan, menjaga hubungan pasca transaksi, dan sebagainya.

Know Your Product

Meski seorang pebisnis mengenal baik diri maupun konsumennya, namun jika tidak mengenal dan menguasai apa yang dijual maka selain terlihat konyol, juga memperbesar probabilitas kegagalan transaksi penjualan. Mengetahui produk atau jasa yang Stars people miliki sampai pada titik lemah sekalipun sehingga bisa menyiasati di banyak kondisi.

Know Your Partner

Di dunia yang lebih kompleks seperti sekarang, tidak bisa mengandalkan sumber daya terbatas yang kita miliki. Cara paling optimal adalah melakukan kemitraan atau berjejaring. Tentu dengan mengenali betul mitra mana yang tepat dan benar untuk memaksimalkan kinerja penjualan.

Know Your Competitor

Model persaingan saat ini tidak sesederhana jaman televisi masih ada TVRI atau pengantar dokumen hanya Kantor Pos. Bisnis apapun bisa berpotensi menjadi pesaing kita. Maskapai penerbangan tidak lagi melawan perusahaan sejenis, karena kereta api ekspress bisa menjadi alternatif. Belanja barang, perawatan tubuh, perbaikan kendaraan, dan lain-lain tidak lagi harus mendatangi tempat penyedia barang atau jasa. Mengenali real competitor dan potential competitor sangat berguna untuk mengantisipasi hilangnya omset penjualan dan market share.

Know Your Way of Selling

Setelah mengenal kelima “KY” di atas, langkah berikutnya mengatur strategi bagaimana berjualan secara efisien dan efektif. Berpikirlah kreatif, out of the box, fleksibel tanpa harus mengabaikan norma/etika sosial dan hukum.
Nah, mulailah berjualan dengan benar agar tidur nyenyak dan enak. Sell right, sleep tight. Semoga berhasil! (CEO Stars-WS)