“Pemimpin Itu Harus Visioner.” CEO PT Aifa Kutai Energy

12:37 on October 21, 2015 by Editor in CEO cares

Cantik dan aktif. Dua kata itu cukup mewakili sosok CEO PT Aifa Kutai Energy, Donna Faroek. Bagaimana tidak, hampir semua organisasi, mulai berbasis kepemudaan, ekonomi, kewanitaan hingga partai politik digeluti oleh perempuan dengan nama lengkap Dayang Donna Walfiaries Tania tersebut. Di tengah padatnya aktifitas, CEO Stars berhasil mewawancarai ibu seorang anak ini dan ngobrol banyak mengenai kegelisahannya pada kota kelahiran tercinta, Samarinda.

Terima Yang Baru, Ingat Yang Lama
“Banyak hal yang harus diperbaiki.” Jawabnya saat ditanya tentang kotanya tersebut. Dia bercerita bahwa seorang pemimpin itu harus visioner. Menyinggung kepemimpinan di daerah, menurutnya figur pemimpin harus tahu betul bagaimana memperlakukan daerah. “Daerah sama pusat itu berbeda jauh. Jangan samakan Jakarta, Surabaya atau kota-kota besar lain di Jawa dengan daerah.” Sambungnya. Butuh sentuhan tangan dingin agar Samarinda bisa menjadi kota yang sejajar dengan kota-kota lain. Ia menyarankan semua pihak bergandengan tangan untuk menjadikan ibu kota Kalimantan Timur ini maju. Bukan hanya infrastruktur saja yang diperbaiki, melainkan juga mentalitas orang-orangnya. “Masyarakat harus bisa menerima perubahan. Jika ada pemimpin baru seharusnya diberi kesempatan.” Donna menyarankan untuk tidak menyalahkan pemimpin-pemimpin sebelumnya, tetapi di kepemimpinan yang sekarang, siapapun orangnya harus bisa menangkap kebutuhan masyarakat.

Generasi Masa Depan Perlu Disiapkan
Dunia sosial begitu dekat dengan direktris yang mengenyam pendidikan hingga magister manajemen ini. Saat ditanya alasannya, ia hanya menjawab “Yaaa.. saya suka aja dengan segala kegiatan yang berbau-bau sosial.” Menurutnya hidup harus bermanfaat. Itulah mengapa ia sangat mendukung gerakan Walk4Autism yang diadakan April 2015 lalu di Samarinda, bekerjasama dengan JCI Kaltim dan Sekolah Pelita Bunda. Ia sepakat bahwa pemimpin masa depan harus disiapkan sejak sekarang. Kebutuhan anak harus penuhi. “Saya belajar menjadi pemimpin dari pendahulu saya, terlebih ayah saya. Maka dari itu, kita pun harus mengajarkan juga pada anak-anak akan pentingnya kepemimpinan.”

Jadilah Pemimpin Santun
Ditanya siapa sosok leader yang dikagumi, Donna menjawab “SBY!” Susilo Bambang Yudhoyono dinilainya sebagai pemimpin ideal. Ia mempunyai sisi leadership yang santun. “Kompetensi beliau dalam hal kepemimpinan sudah tidak diragukan lagi sejak pendidikan perwira hingga jenderal, beliau melakukan hal-hal yang menakjubkan.” Komentar putri pertama Dr. H. Awang Faroek Ishak dan Hj. E. Amelia Suharni ini tentang Presiden keenam RI tersebut. Disinggung mengenai rencana-rencananya ke depan, ibu dari Fionalita Aifa Savitri ini ingin memberi banyak kesempatan kepada anak-anak muda di daerahnya untuk bisa terus menggali potensi. Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya siap mengerahkan segala daya dan upaya, termasuk orang-orang potensial di banyak organisasi yang ia pimpin. Patut didukung! (CEO Stars-FH)