Mitos Inovasi Yang Harus Dihindari Pengusaha

08:14 on November 25, 2016 by Titie Surya in CEO insight
Mitos Inovasi Yang Harus Dihindari Oleh Pengusaha

Banyak orang beranggapan bahwa inovasi adalah kunci kesuksesan sebuah usaha. Biasanya para investor dan pengusaha menggelontorkan banyak dana dan segala sumber daya lainnya untuk urusan inovasi yang tak jarang berakhir pada kebangkrutan dan frustasi. Semua itu tidak terlepas dari mitos inovasi yang selama ini berkembang di kalangan para pengusaha, utamanya pengusaha pemula.

Menurut Kevin Fallon, CEO Pivotal Innovation, sebagaimana dikutip dari Inc.com, banyak para eksekutif perusahaan yang melakukan inovasi dengan pendekatan yang salah. Berdasarkan pengalamannya, Fallon mengatakan bahwa pendekatan inovasi yang berhasil adalah yang menunjukan peningkatan signifikan dari waktu ke waktu.

Fallon juga mengklaim bahwa inovasi yang disusun dalam sebuah platform yang jelas akan memudahkan bagi perusahaan untuk menjalankannya sebagai suatu disiplin ilmu, baik dalam proses penjualan maupun operasional. Untuk memaksimalkannya, seorang pemimpin harus membebaskan diri dari mitos-mitos inovasi yang selama ini dikenal antara lain:

Ide baru adalah inovasi 

Problem terbesar pada sebagian besar pengusaha adalah kebanyakan ide dan tidak bisa mengeksekusi sebagian atau semua ide tersebut. Keterbatasan waktu dan energi menjadi kendala utama. Inovator handal tidak hanya mampu melahirkan ide baru, melainkan juga menyiapkan prosesnya yang meliputi: penemuan, rekayasa ide, dan mentransformasikannya menjadi sebuah nilai bisnis yang baru. Mereka mampu menciptakan ide disertasi tujuan capaian yang lebih tinggi dengan arahan yang jelas agar anggota timnya dapat bekerja dengan tepat dan efisien.

Harus sering gagal dan jatuh

Berinovasi bukanlah tentang harus seberapa sering gagal dan jatuh, lalu bangkit kembali dengan kondisi baik-baik saja. “Itu adalah mitos inovasi yang digaungkan oleh Sillicon valley dan menumbuhkan pemikiran yang dangkal,” ujar Fallon. Dua faktor terpenting dalam keberhasilan sebuah inovasi adalah bagaimana seseorang menciptakan sebuah ide dan mengeksekusinya dengan tepat.

Hindari pasar dengan banyak kompetitor

Pasar dengan banyak kompetitor justru seharusnya menjadi sumber untuk memetakan apa yang telah ada, dan apa kekurangan dari produk kompetitor tersebut. Sebagaimana yang dilakukan oleh Apple ketika memasuki bisnis audio pada tahun 2001 dimana telah ada sekitar 50 perusahaan sejenis yang menghasilkan MP3 di Amerika. Apple memahami bahwa masyarakat tidak sekadar butuh MP3 media player. Maka diciptakanlah iPod yang terintegrasi dengan toko musik yang dapat diunduh aplikasinya untuk mencegah pembajakan lagu.

Harus memetakan SWOT

SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats/kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman ) berasal dari beberapa penelitian Stanford di tahun 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan banyak data dari perusahaan papan atas. Pada kenyataannya, pemetaan SWOT hanya akan membatasi dan melemahkan energi serta mengaburkan fokus terhadap pelayanan pada pelanggan. Fallon berpendapat, “Inovasi adalah tentang membawa apa yang Anda inginkan di masa depan ke hadapan Anda sekarang. Inovator besar melihat dunia masa depan secara idealis dan bekerja ke arah itu. Seperti Thomas Alpha Edison, ia tidak menggunakan SWOT, tapi bekerja dengan tujuan yang lebih tinggi dan bereskperimen lebih cepat dan lebih baik dari pesaingnya.”

Harus menjadi yang terbaik di bidangnya

Musuh terbesar bagi sebuah perusahaan adalah pemilik usaha itu sendiri. Tingkat kegagalan lebih banyak ditemukan pada kewirausahaan daripada perusahaan-perusahaan besar. Hal tersebut disebabkan karena para CEO wirausaha pemula terlalu bernafsu untuk mengungguli pasar yang telah ada dan merasa lebih pandai. Mereka mencoba melakukan inovasi yang menarik agar terlihat ‘wah’ sehingga berdampak buruk pada kondisi finansialnya dan berakibat pada kegagalan usahanya.

Menjadi pengusaha sukses adalah impian setiap orang. Hindari segala mitos inovasi yang hanya akan membawa Stars people pada kegagalan. Berinovasilah dengan cerdas dan tetap berpijak pada kenyataan. Jangan terbius ambisi, Stars people. (CEO Stars-TS)