Membentuk The Winning Team Dalam 7 Langkah Tepat

09:39 on August 19, 2016 by Editor in CEO insight

Menjadi seorang pemimpin yang efektif memerlukan kemampuan komunikasi yang baik untuk memengaruhi orang lain agar percaya pada visi dan misinya, juga target hasil yang ingin dicapai. Ia juga harus mampu meyakinkan timnya untuk bekerja sama dan melakukan strategi yang tepat untuk mencapai  tujuan. Sebuah tujuan yang terukur mustahil dapat dicapai jika sang pemimpin tidak memiliki kemampuan strategis untuk mengolah data dan fakta dalam merumuskan sebuah cara untuk mencapainya. Diperlukan 7 cara berikut untuk memengaruhi orang lain dan membentuk the winning team.

Mengidentifikasikan hasil yang ingin dicapai

Mustahil sebuah tim dapat mengembangkan rencana besar jika tidak lebih dahulu menentukan target hasil yang ingin dicapai. Setelah mengidentifikasikan hasil yang ingin dicapai, diperlukan komunikasi yang jelas antar anggota tim dalam bekerja bersama. Semakin detil sebuah rencana, akan semakin mudah untuk dieksekusi.

Membangun kredibilitas

Agar dapat memengaruhi orang lain dan mendapatkan kepercayaan dari seluruh anggota tim, seorang leader harus membangun kredibilitas dirinya. Kredibilitas yang harus dimiliki oleh seorang pimpinan antara lain : konsisten dalam kinerjanya, mampu tetap tenang dalam setiap tekanan, dapat membuat keputusan yang tepat, memiliki track record yang baik, dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidangnya. Hanya dengan kredibilitas yang tinggi, seorang pemimpin dapat membawa timnya meraih kesuksesan.

Menginvestasikan waktu untuk tim

Luangkan waktu untuk mengenal anggota tim secara pribadi. Beri mereka perhatian pada hal-hal di luar hubungan kerja. Ada benang merah antara perhatian seorang leader terhadap setiap anggota timnya dengan peningkatan kualitas dan kinerja. Dengan empati yang tinggi dari seorang leader, kinerja tim akan meningkat dan menimbulkan respect yang lebih tinggi terhadap pemimpinnya. Pada dasarnya setiap orang membutuhkan perhatian secara emosional. Waktu yang diluangkan oleh sang pemimpin akan menimbulkan ikatan emosional yang baik secara internal.

Memberi kesempatan tim untuk sharing ide

Tidak akan pernah ada pemimpin tanpa anggota tim. Beri kesempatan kepada  anggota tim untuk membagikan ide-ide mereka. Suara tim harus didengar untuk meningkatkan kinerja. Ide-ide brilian kadang lahir bukan dari perdebatan di atas meja, melainkan dari percakapan-percakapan kecil yang melibatkan seluruh anggota tim.

Melakukan investigasi terselubung

Seorang pemimpin harus pandai-pandai membuka mata dan telinga dalam menyerap semua info, aspirasi, dan ide yang beredar di antara anggota-anggota timnya. Jangan terjebak pada gossip-gosip yang tidak jelas dan rentan menimbulkan kekacauan. Dengan melakukan investigasi terselubung, seorang leader dapat menyerap banyak informasi yang beredar secara internal. Hasil investigasi dapat dijadikan sebagai bahan pengayaan dalam mengatur strategi kebijakan dan mengambil keputusan.

Menargetkan hasil sesuai kebutuhan

Mendefinisikan hasil dan membangun rencana sebuah proyek adalah bagian dari efektivitas kemampuan seorang leader. Untuk itu seorang pemimpin harus membantu anggota timnya untuk memvisualisasikan target yang ingin dicapai sebagai sebuah kebutuhan bersama. Hanya dengan mendefinisikan secara detil semua tujuan dan hasil yang ingin dicapai, sebuah tim dapat bergerak memenangkan sebuah target sesuai kebutuhan.

Berimprovisasi sesuai kebutuhan

Tidak semua yang direncanakan dan ditargetkan dalam sebuah proyek berjalan mulus di lapangan. Untuk itu diperlukan keahlian seorang leader melakukan improvisasi dalam memutuskan sebuah tindakan. Perencanaan sangatlah penting, tetapi persiapan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan segala kondisi jauh lebih penting. Jika setiap rencana dan segala kemungkinan yang akan terjadi dikomunikasikan dengan baik secara internal tim, maka kesuksesan akan lebih mudah diraih.

Stars people, ingin membentuk the winning team yang tangguh? Lakukan segera 7 langkah tersebut.  (CEO Stars-TS)