Mau Launching Produk Baru? Tahan Dulu Sebelum Mempelajari Kesalahan Perusahaan Raksasa Dunia Ini

12:07 on December 26, 2017 by Editor in Capture

Manusia dapat melakukan kesalahan, sama halnya dengan bisnis. Itu hal yang wajar karena siapapun tak ada yang bisa menjamin dapat menghindarinya. Namun pebisnis cerdas akan selalu waspada untuk meminimalisir berbuat kesalahan. Stars people dapat belajar dari sepuluh perusahaan raksasa dunia yang memproduksi produk gagal ini. Darinya dapat mengambil sebuah kesimpulan akan pentingnya riset sebelum meluncurkan sebuah produk.

 

1. Google Glass

Siapa sangka Google bisa berbuat kesalahan ‘sefatal’ itu dengan mengeluarkan produk Google Glass. Tapi kenyataannya demikian bukan? Perusahaan ini sering membuat eksperimen di kantor pusatnya. Google Glass adalah satu dari sekian banyak produk eksperimen IT Google yang giat diciptakan. Banyak orang penasaran. Namun setelah mencoba, ternyata tak sesuai harapan.

 

2. Samsung Galaxy Note 7

Perusahaan asal Korea ini berhasil dibuat malu dengan produknya. Sempat dikabarkan ditolak di banyak tempat termasuk kebijakan di banyak maskapai yang melarang penumpang membawa Samsung Galaxy Note 7 karena dikhawatirkan menimbulkan ledakan. Akhirnya manajemen Samsung melakukan penarikan massive produk ini. Jutaan produknya terpaksa ditarik.

 

3. McDonald’s Wings

Tak hanya sekali McDonald’s mencoba mengeluarkan menu baru selain ayamnya. Sebut saja McDonald’s spaghetti atau yang baru-baru adalah mozzarella sticks. Tapi ada satu produk yang gagal untuk kesekiannya, McDonald’s hot wings atau Mighty Wings. Sempat dikeluarkan pada tahun 1990 dan sekitar tahun 2003. Meski terbukti gagal di kedua masa tersebut, McDonald’s mencoba mengeluarkan lagi di 2016, dan lagi-lagi gagal!

 

4. Watermelon Oreo

Bisa Stars people bayangkan rasa Oreo yang melegenda dengan cokelatnya, lalu dibuat varian rasa baru rasa semangka? Merasa aneh bukan? Begitu halnya komsumen lainnya. Meski dibuat terbatas, ternyata produk ini tak membuat konsumen tertarik untuk mencobanya. Jadi tak semua biskuit bisa divarianrasakan dengan rasa buah-buahan yang tak wajar.

 

5. Nike FuelBand

Dunia berjubel produk perlengkapan fitness. Hampir semua perusahaan besar di bidang produk olahraga mengeluarkan aitemnya. Tak terkecuali perusahaan yang dikenal dengan tagline “Just Do It” ini mengeluarkan Nike FuelBand. Berhasil? Tidak! Prinsip produk baru agar lari di pasaran tetaplah sama, harus benar-benar bermanfaat, baru menyusul syarat lainnya yakni punya pembeda dari kompetitor agar dicoba konsumen.

 

6. HP Touchpad

Ketidaksiapan akan sesuatu hanyalah mendatangkan kegagalan. Setidaknya hikmah itu yang bisa didapat dari produk yang didesain untuk melawan kompetitornya, Apple iPad ini. Hanya bertahan seumur jagung, keluaran perusahaan raksasa dunia teknologi itu harus menelan pil pahit karena tak mampu direspon positif pasar. Software yang ‘cacat’ dan strategi marketing yang buruk serta sejumlah faktor lainnya diduga menjadi alasan kegagalan dari produk ini.

 

7. Apple Watch

Menyebut Apple Watch sebagai produk gagal mungkin sedikit tidak fair. Buktinya, ada beberapa orang yang menyukai produk ini. Temuan fakta di lapangan bahwa produk ini tidak terjual dengan baik setidaknya menguatkan dugaan itu. Sebagai produk yang dijuluki smartphone, konsumen tidak mendapatkan harapan akan sebuah produk yang ‘smart’ di aitem Apple tersebut. Mungkin generasi berikutnya dari Apple Watch bisa memenangkan hati konsumen.

 

8. Burger King’s Satisfries

Pada umumnya orang ingin mengonsumsi kentang goreng karena gurih dan berminyak. Ini yang menjadikannya lezat. Kemungkinan besar produk ini tidak sehat. Burger King, nampaknya tidak ingin menjadi produsen dari french fries yang tidak sehat. Itulah kenapa mereka mengeluarkan aitem Burger King Satisfries, meski niatan baik akan produk tersebut tidak disambut baik pula oleh konsumen.

 

9. Nissan Murano CrossCabriolet

Pada sebuah pameran otomotif New York Automotive Show 2014, Andy Palmer, Nissan Global Chief Planning Officer mengumumkan kematian SUV Murano CrossCabriolet. Alasannya, konsumen tidak menyukai model mobil keluaran perusahaannya. Meski menolak dikatakan gagal, di Amerika Utara, mobil ini cuma mampu menembus penjualan hanya 5.769 unit dalam kurun waktu 3 tahun mulai dari 2011-2013 mengutip autoblog. Jika memang karena alasan model, Stars people melihat bentuk mobil ini seburuk itu?

 

10. Vine

Banyak pihak tidak mengira sebuah media sosial yang sempat populer sekelas Vine ditutup. Dugaan publik, kematian Vine disebabkan sang pengakuisi, yakni Twitter yang gagal mengembangkannya. Aplikasi berbagi video singkat tersebut hanya bertahan 4 tahun sejak pertama kali diluncurkan ke publik. Sejumlah pihak menilai Vine tidak mampu bersaing dengan layanan video lain seperti Snapchat, Instagram Stories, dan Facebook Live yang makin populer.

 

Sekelas perusahaan raksasa macam Google pun bisa ‘terjatuh’ jika tidak hati-hati. Perusahaan yang sering berinovasi macam Apple juga ternyata tak hanya sekali produknya gagal saat dilepas di pasaran. Apakah darinya membuat perusahaan-perusahaan raksasa itu berhenti melangkah? Sama dengan perusahaan Stars people, tak perlu ragu melangkah. Yang dibutuhkan hanyalah prinsip kehati-hatian. (CEO Stars-RD)