Kuasai 4 Bahasa Tubuh Ini Untuk Tampil Memesona

05:36 on September 14, 2016 by Editor in CEO insight

Good leaders are also good communicators. Keahlian berkomunikasi tidak dapat dipisahkan dari seorang pemimpin. Keberhasilannya dalam memimpin dipengaruhi bagaimana ia mampu mengakomodir dan menyampaikan visi,  tujuan serta langkahnya pada tim yang dipimpin. Komunikasi selain bisa dilakukan secara verbal, juga bisa dilakukan secara non verbal, yaitu dengan bahasa tubuh atau body language.  Tengok saja Charlie Chaplin, tokoh ini mampu melegenda hanya dengan mengandalkan bahasa tubuhnya. Bahasa tubuh sangat penting dalam komunikasi, dan  berpengaruh besar untuk memberikan kesan pertama saat bertemu dengan orang lain.

Hanya membutuhkan 4 menit untuk membentuk kesan pertama orang lain pada pribadi kita, dan itu berasal dari bahasa tubuh. Studi yang dilakukan Professor Albert Mehrabian, PhD dari Universitas California di Los Angeles menemukan bahwa bahasa tubuh akan diperhitungkan sebanyak 55%,  38% berasal dari intonasi suara, dan hanya 7% yang berasal dari kata-kata yang disampaikan. Lalu bagaimana bahasa tubuh yang baik, hingga mampu menimbulkan kesan yang baik dan pribadi seorang leaders pada diri Stars people. Dengan melatih 4 bahasa tubuh berikut bisa membantu Stars people mendapatkan best impression dari lawan bicara:

Menjaga posisi tubuh tetap tegak

Menjaga posisi tubuh untuk tetap tegak baik pada saat berdiri, duduk, mengangkat kepala dan bahu  pada posisi tegak mampu menggambarkan kekuasaan, kemampuan kontrol yang baik, serta membantu tubuh memproduksi hormon testosteron. Hormon ini memberikan kekuatan dan meningkatkan kepercayaan diri. Menurut Amy Cuddy, professor psikologi dari Harvard Business School, postur tubuh dapat memengaruhi sisi psikologis manusia. Dalam bukunya bertajuk Presence, ia mengatakan, “Presence is confidence without arrogance”. Menurutnya, presence adalah keadaan dimana kita bisa mengekspresikan pikiran, perasaan, nilai, bakat, dan pengetahuan kita dengan nyaman.  Posisi tubuh tegak dan rileks sangat membantu Stars people untuk mencapai kondisi presence dan memompa rasa percaya diri. Sebaliknya, posisi tubuh yang membungkuk akan membuat seseorang kehilangan kewibawaan dan kharismanya sebagai seorang pemimpin.

Menunjukkan antusiasme

Antusiasme sangat penting dan dapat memengaruhi kesan orang lain terhadap pribadi Stars people. Bayangkan saat kita bertemu dan berbicara dengan orang yang terkesan ogah-ogahan, tidak bersemangat, dan tidak menunjukkan antusiasmenya. Apakah Stars people akan betah berlama-lama ngobrol atau bahkan berdiskusi dengan orang tersebut? Pasti jawabannya tidak.

Ralph Waldo Emerson mengatakan, “Nothing great was ever achieved without enthusiasm”. Ya, tidak ada hal-hal luar biasa dapat dicapai tanpa adanya antusiasme. Lalu bagaimana cara menunjukkan antusiasme? Kunci dari antusiasme adalah semangat. Jadi mulailah berjabat tangan dan mengucap salam dengan semangat saat bertemu seseorang, dan rasakan energi ekstra yang akan memompa semangat dan antusiasme pada pribadi Stars people.

Menjaga kontak mata dengan lawan bicara

Mata mampu berbicara melebihi kata, itulah mengapa mata mempunyai peran yang cukup besar dalam komunikasi. Dalam sesi wawancara kerja misalnya, kejujuran seseorang dapat dilihat dari bahasa mata. Berikut beberapa arti bahasa mata yang perlu Stars people ketahui:

  • 60% menatap langsung: tertarik,
  • 80% tatapan langsung: tertarik secara seksual,
  • 100% tatapan langsung: perlawanan,
  • Menghindari tatapan: menyembunyikan sesuatu,
  • Lensa mata membesar: sangat tertarik,
  • Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/ kanan: tertarik,
  • Lirik kanan/kiri langsung: bosan,
  • Kedipan cepat: tidak setuju.

Menjaga kontak mata dengan lawan bicara secara wajar dapat meningkatkan kepercayaan lawan bicara, bahkan dapat memengaruhi keputusan.

Sikap ramah dan terbuka

Sikap ramah dan terbuka ini bisa ditunjukkan melalu gesture, misalnya dengan posisi tubuh terbuka, posisi tangan yang terbuka, atau menangkup membentuk menara  diatas meja, dan senyum lepas secara wajar. Hindari menyilangkan lengan, memasukkan tangan kedalam saku dan melipat tangan saat berkomunikasi dengan seseorang, karena hal tersebut bisa jadi menunjukkan defense dan penolakan terhadap sesuatu.

Bahasa tubuh berpengaruh besar pada citra diri, brand image dan kesuksesan. Kebiasaan mengolah bahasa tubuh dengan baik menjadi salah satu kunci untuk keberhasilan dalam setiap komunikasi. Semua langkah besar berawal dari langkah kecil, begitu juga sebuah kesuksesan. Hal-hal kecil yang terlihat sepele terkadang menjadi pemicu untuk mendatangkan kesuksesan, termasuk cara berbahasa dan berkomunikasi. Are you ready to be a great leader, Stars people? (CEO Stars-AP)