Ketahui Mengapa Strategi Penjualan Tahunan Anda Gagal

02:31 on December 30, 2016 by Editor in Capture

Satu hal yang paling menjadi perhatian banyak perusahaan saat penutupan buku di penghujung tahun, laporan keuangan. Divisi penjualan memegang peran vital pada ‘nasib’ keuangan perusahaan. Saat target penjualan tidak tercapai, maka evaluasi adalah cara terbaik untuk mengetahui penyebab strategi pemasaran sepanjang tahun ini gagal.

Pasar tidak membutuhkan produk Anda

Huffington Post menulis di artikelnya bahwa sedikitnya 42% perusahaan startup gagal disebabkan oleh pasar yang tidak membutuhkan produk yang mereka jual. Terdengar janggal bukan? Lantas apa tujuan dari keberadaan perusahaan? Idealisme founder disinyalir menjadi penyebab utamanya. Terlalu mengedepankan idealisme dan tidak mau mendengar kemauan pasar adalah ego personal para pelaku startup atau owner yang harus dikurangi. Solusi terbaik atas ini hanyalah melakukan research. Jika pasar tidak menginginkan produk kita, bukankah saatnya untuk berubah?

Merekrut orang yang salah

Kesalahan terbesar perusahaan dalam merekrut karyawan biasanya bermula dari kesalahan dalam ‘membaca’ curricullum vitae (CV). Tak sedikit para penyeleksi di perusahaan, dalam hal ini HRD, yang hanya mengandalkan CV pelamar. Mereka enggan menggali info lebih mendalam mengenai skill pelamar, kepribadian, dan hal-hal lain yang berpotensi membangun ataupun menghancurkan perusahaan.

Salah mengeksekusi

Sejumlah media besar beberapa tahun terakhir nampaknya berfokus pada pentingnya eksekusi. Di banyak perusahaan, problem terbesar tentu ketidaktahuannya pada apa yang akan dieksekusi. Majalah Entrepreneur menulis strategi dalam mengeksekusi ide cemerlang adalah mem-break down ide tersebut dalam langkah-langkah pencapaian sederhana sehingga tujuan utama tercapai.

Pengawasan yang longgar

Berapa banyak tim sales di perusahaan yang tidak mampu membuat perencanaan penjualan? Semua melakukannya bukan? Tetapi mengapa pada saat akhir tahun ada marketer yang mampu mencapai target sementara yang lain tidak? Saat ditelisik akar permasalahannya ternyata banyak orang yang hanya ‘mampu’ membuat perencanaan kerja namun tidak mampu melakukan pengawasan alias kontrol ketat pada setiap tahapannya. Jika semua orang di perusahaan Anda melakukan ini niscaya target perusahaan tercapai. Good luck! (CEO Stars-FH)