Kenali 8 Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Otak

05:09 on August 31, 2016 by Editor in CEO insight

Apakah Stars people sering merasa lelah? Mudah emosi? Sulit berkonsentrasi? Bisa jadi semua hal tersebut disebabkan karena Stars people kurang olahraga. Menurut David Atkinson, direktur dari Cooper Venture Development Program, salah satu divisi dari Cooper Aerobic Center di Dallas, Amerika Serikat, berolahraga meningkatkan energi dan menambah serotonin dalam otak. Serotonin adalah hormon di otak yang berfungsi sebagai modulator kapasitas kerja otak yang mencakup pengatur stabilitas emosi, pemahaman dan nafsu makan.

Selain itu olahraga dapat meningkatkan produksi molekul yang disebut irisin. Irisin meningkatkan neurotropik yang dapat melindungi otak terhadap gejala penyakit syaraf. Dengan berolahraga Stars people tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tapi juga kesehatan otak, karena saat berolahraga semua otot akan bergerak serta memperlancar pertumbuhan sel serta memperlancar aliran hormon dalam tubuh. Dengan demikian kondisi kesehatan otak terjaga agar dapat terus mampu berfikir dan mengontrol seluruh aktivitas tubuh.  Sedikitnya ada 8 manfaat olahraga bagi kesehatan otak yaitu:

Meningkatkan kapasitas otak

Otak merupakan pengendali seluruh aktivitas tubuh. Seiring bertambahnya usia, jaringan otak akan mulai menyusut dan kapasitasnya menurun. Kemampuan otak untuk membentuk jaringan baru juga cenderung melambat. Untuk itu diperlukan olahraga agar memperlambat kematian sel dan jaringan otak lama. Jenis latihan olahraga kardio akan meningkatkan aliran darah ke otak, karena saat berolahraga otak mendapatkan aliran oksigen yang sangat dibutuhkan.

Menutrisi hippocampus

Hippocampus adalah bagian otak yang berperan dalam menyimpan memori jangka panjang. Agar memori terjaga dan tidak diserang alzheimer, hippocampus membutuhkan supplai bahan aktif kimia yang dikenal sebagai faktor otak neurotropik (Brain Derived Neurotropic Factor/BDNF) yang bisa merangsang pertumbuhan sel otak. Olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda santai akan merangsang otak untuk menghasilkan BDNF sebagai upaya mencegah terjadinya kepikunan dini.

Menjaga daya ingat

Berolahraga secara teratur dapat menambah ukuran pada bagian-bagian tertentu pada otak. Dengan berjalan kaki atau bersepeda secara teratur, akan menjaga dan meningkatkan daya ingat otak dan kemampuannya untuk memecahkan berbagai masalah.

Menjaga kestabilan insulin

Pada para penderita diabetes ditemukan sistem pengendali memorinya semakin lama semakin rusak dan tidak berfungsi seperti semestinya. Saat kadar gula dalam darah melampaui batas normal, sel dalam otak  akan terganggu kerjanya dan jaringan pembawa pesan ke hippocampus akan terhambat. Kondisi ini akan berpengaruh pada sistem penyimpan ingatan jangka panjang. Dengan berolahraga akan menjaga dan meningkatkan  insulin sehingga fungsinya sebagai perantara sekaligus penstabil gula darah yang masuk ke sel otak bisa terjaga dengan baik.

Mencegah depresi

Seseorang bisa disebut depresi pada saat ia mengalami kecemasan yang luar biasa. Olahraga akan memberikan efek relaksasi yang baik karena dapat lebih banyak menghasilkan hormon serotonin dan dopamin yang akan membuat suasana hati lebih bahagia. Selain itu olahraga juga akan menekan lonjakan hormon kortisol yang selalu timbul pada saat stress dan  depresi.

Meningkatkan daya ingat kognitif

Otak memiliki daya ingat kognitif diantaranya yaitu: mengatur kegiatan, berpikir abstrak, berpikir runut dalam pekerjaan, menyimpan nomor telepon, dan mengingat tanggal lahir. Dengan berolahraga secara teratur akan meningkatkan daya ingat dan mengurangi resiko penurunan fungsi intelektual dan daya ingat (dementia).

Meningkatkan konsentrasi 

Seiring bertambahnya usia, fungsi dan daya konsentrasi otak mengalami penurunan. Dengan berolahraga mampu memperpanjang umur otak sehingga tidak mengalami penurunan fungsi dan kinerja yang drastis. Dengan melakukan jenis olahraga seperti: yoga, jogging, bersepeda, renang, dan bahkan menari bisa merangsang otak untuk bisa lebih fokus dan berkonsentrasi.

Meningkatkan kecerdasan

Otak yang sehat adalah yang mendapat suplai oksigen secara lancar. Kekurangan suplai oksigen di otak akan menyebabkan terjadinya hipoksi yang biasanya ditandai dengan sesak napas, kebingungan, berkeringat, dan detak jantung cenderung cepat.  Olahraga akan menjaga otak tetap dalam kondisi normal sehingga mampu menjaga dan memperlancar suplai oksigen ke otak. Dengan demikian kecerdasan yang dimiliki akan terjaga bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Ingin tetap memiliki otak yang sehat? Jangan tunda untuk berolahraga, Stars people. Sempatkan waktu untuk berolahraga secara teratur minimal 30 menit dalam sehari. (CEO Stars-TS)