Jika Tahu 10 Manfaat Tersembunyi Ini, Setiap Orang Akan Peduli Pada Personal Brandingnya

01:56 on January 15, 2018 by Editor in Capture

Susan Chritton dalam bukunya “Personal Branding For Dummies” mengatakan jika seseorang peduli pada personal branding-nya, maka ia akan mendapat banyak keuntungan. Bukan hanya dalam pekerjaan, namun juga kehidupan pribadi dan sosial.

Personal Branding bukan hanya pencitraan semata. Ia merupakan rangkaian kegiatan mengambil peran aktif dalam menciptakan kemana arah hidupnya akan dibawa. Personal Brand memungkinkan seseorang menciptakan banyak hal dari apa yang ia dapat selama perjalanan hidupnya (pengalaman, pengetahuan, keahlian, dan hal-hal berharga lainnya) untuk dibagikan pada orang lain.

1. Penegasan Menjadi Diri Sendiri. Berapa banyak orang di luar sana yang typically sama? Ini dikarenakan mereka tidak menjadi diri sendiri. Mereka hanya menduplikat gaya orang lain sehingga tak lebih hanyalah orang yang ‘sama’ dengan wajah berbeda. Sepandai-pandai orang meniru gaya orang lain, ia tidak akan melebihi orang yang ditirunya. Itulah alasan kuat mengapa Stars people sangat disarankan untuk menjadi diri sendiri.

2. Membangun Kredibilitas. Nama menjadi hal penting dalam Personal Branding. Kredibilitas dibangun tidak hanya satu dua tahun, melainkan proses panjang perjalanan karir seseorang. Langkah terbaik membangun kredibilitas adalah yang dilakukan dalam keseharian seseorang.

3. Banyak Manfaat Lewat Percaya Diri. Personal Brand yang dibangun dengan sungguh-sungguh memberi kekuatan pada pribadi orang tersebut. Di titik tertentu, percaya dirinya membantunya mendapatkan banyak keuntungan. Mereka yang percaya diri, ibarat magnet, mengundang hal-hal positif yang menguntungkannya.

4. Memajang Keahlian Anda. Mungkinkah orang lain menghubungi seorang ahli yang ia sendiri tidak dikenal oleh siapapun? Kegiatan Personal Branding aktif menjadikan seseorang mudah dikenali potensinya. Stars people seperti ‘ditempatkan’ pada sebuah ‘showcase‘ profesionalisme. Agenda posting media sosial yang berkaitan dengan keahliannya atau publikasi di media konvensional seperti koran, radio, televisi, maupun majalah menjadikannya makin dikenal calon konsumen.

5. Penanda Diri. Kompetisi yang makin sengit menuntut kepintaran berpromosi seorang profesional. Personal Branding menjadikan seseorang mudah dikenali. Penguatan mereknya lewat branding yang dilakukan menjadi tanda otomatis. Semua aktivitas yang ia kerjakan memperkuat posisinya di bidang yang ditekuni.

6. Menghubungkan Dengan Audiens Target. Personal branding yang baik dikerjakan dengan terarah. Bukan yang parsial. Ia merupakan rangkaian kegiatan yang memperkuat sebuah image diri. Aktivitas personal branding bukan pencitraan diri. Dia lebih pada ‘menunjukkan’ pada publik skill yang dimilikinya.

7. Pembeda Diri Dari Yang Lain. A strong personal branding separates someone from the crowd. Ibarat sepasang sepatu unik dengan warna yang mencolok di antara tumpukan sepatu lain, mereka yang berpersonal branding kuat akan dengan mudah dapat dibedakan.

8. Menguatkan Dukungan. Nama yang meluas menjadikan seseorang dikenal oleh banyak kalangan profesional. Dengan diakuinya ia sebagai seorang yang ahli di bidangnya memberinya legitimasi. Seorang dilabeli sebagai pemilik personal brand yang kuat jika keahliannya diakui oleh rekan-rekan seprofesinya.

9. Energi Lebih Terarah. Stars people akan diuntungkan dengan aktivitas personal branding karena energi Anda lebih terarah. Dengan begitu akan lebih berhemat energi dan waktu untuk hal-hal yang lebih utama. Banyak orang sia-sia dalam pekerjaannya karena ia mengerjakan semua hal. Orang besar sukses karena ia fokus pada hal yang menjadi kekuatannya.

10. Membuat Anda Lebih ‘Santai’. Sesekali bermalas-malasan itu sah lho! Tentu jika apa yang sudah Stars people lakukan sebelumnya adalah strategi ampuh. Anda telah melakukan strategi promosi diri yang ampuh, berikutnya tinggal menunggu waktu menuai. (CEO Stars – RD)