Inilah Rahasia CEO Mencapai Puncak Sukses

09:59 on February 26, 2016 by Editor in Capture, CEO insight

Banyak pertanyaan menggelitik dilontarkan peserta mini leadership workshop 1.000 Calon CEO (SCC) persembahan CEO Stars dan Broadcast Indonesia di Universitas Panca Marga kemarin (24/2). Dari mulai marketing sampai ke bagaimana strategi menarik konsumen.

Totalitas Dalam Berkarir

Diantara pertanyaan-pertanyaan tersebut 3 hal yang mendapat perhatian serius dari peserta dan pembicara adalah apa yang sudah dikorbankan untuk mencapai posisi seperti sekarang, apakah (ketiga CEO tersebut) sudah merasa sukses, dan apa pengertian sukses bagi mereka?

Ketiganya rata-rata menjawab waktu sebagai pengorbanan terbesar seorang Chief Executive Officer (CEO) dalam meraih karir puncaknya saat ini. Waktu meliputi kebersamaan dengan keluarga yang harus terbagi dan untuk diri sendiri. “Menjadi leader harus bisa memberi contoh yang nyata bagi bawahan.” Demikian kata Imam Santoso, CEO Songa Adventure. Bawahan akan mencontoh atasannya. Sebagai seorang leader, ia harus bisa menunjukkan sikap yang sesuai dengan apa yang diucapkan.

Hal senada dilontarkan CEO PT Sumber Pangan Dunia Michael Sakti Pratama dan CEO Probolinggo TV Agus Salim yang mengaku waktu merupakan investasi penting dalam berbisnis. “Jika saya memutuskan berbisnis, ya mau tidak mau harus siap berbagi dengan bisnis. Saya bilang begitu ke istri saya. Kita bukan karyawan yang sepulang kantor HP langsung dimatikan. Nggak bisa begitu.” Kata Agus yang juga founder Biru Deun, kaos berbahasa Madura.

Bicara apa pengertian sukses, ketiga CEO tersebut memiliki kesamaan. Michael mengaku sukses adalah saat timnya juga terangkat. Ia tidak mau sukses sendirian. Demikian halnya Imam dan Agus yang sepakat akan hal tersebut.

L for leader

L for leader

Tidak Pernah Merasa Sukses

Pertanyaan berikutnya adalah apakah mereka merasa sukses? Ditanya itu rata-rata menjawab tidak. Masih banyak yang harus dikerjakan ke depan. Apa yang mereka capai adalah hanyalah awal. Michael mengiaskan bahwa di atas langit masih ada langit. Ia mengingatkan audiens yang hadir pada acara tersebut untuk terus berinovasi. “Bisnis itu persaingannya ketat banget! Apalagi dalam promosi. Kita pasang iklan seminggu sekali, kompetitor bisa pasang iklan tiap hari. Kita pasang tiap hari, mereka bisa pasang beberapa kali dalam sehari. Jangan beradu harga, tapi beradulah dalam strategi.” Timpalnya. Berbagai inovasi dilakukannya dalam mengenalkan produknya, sambal naknan. Produk yang dikenalkan melalui Farah Quinn tersebut kini telah melalui berbagai macam uji coba rasa.

Menambahkan kiat sukses, Imam menekankan pentingnya keseimbangan dalam hidup. Baginya karir itu jangan merusak hubungan kita dengan Tuhan, keluarga, dan lingkungan sekitar. Bahkan juga dengan diri sendiri. Artinya, jangan sampai hanya karena ingin mengejar karir, kesehatan fisik tidak diperhatikan.

Roadshow 10 Kota Besar

Setelah sukses di Probolinggo, 1.000 Calon CEO diagendakan mengunjungi 10 kota besar di seluruh Indonesia. Agustina Lie, Community Development Officer CEO Stars mengatakan kesepuluh kota tersebut diantaranya adalah Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Palembang, Balikpapan, Denpasar, dan Mataram. Pihaknya mengapresiasi sejumlah pihak yang telah mendukung terselenggaranya SCC roadshow Probolinggo. Ke depan diharapkan makin banyak lagi CEO maupun perusahaan yang terlibat. “Leadership memang dibentuk oleh tempaan. Tetapi akan lebih baik jika seorang leader disiapkan jauh hari sebelumnya. Mereka yang akan maju ke medan perang tentu butuh latihan sebelum berperang kalau nggak mau mati konyol.” Tegas Tina. (CEO Stars-FH)