Indira B. Widjanarko : Tak Seharusnya Leader Ambil Untung!

02:05 on May 30, 2016 by Editor in Capture

Ada banyak hal menarik dari penyelenggaraan Pentas Komunitas yang berlangsung di kampus Binus  University International, Jakarta, Sabtu, 28 Mei 2016. Kita disuguhkan pada sebuah realita bahwa ada banyak orang baik yang masih memikirkan negeri ini. Hal tersebut terlihat dari berkumpulnya para anggota komunitas di kampus yang berlokasi di FX Sudirman, Jakarta Selatan, siang itu. Mereka adalah komunitas yang memiliki visi mulia melakukan aksi nyata untuk menjadikan negerinya lebih baik.

2.000 Komunitas Bergabung!

Komunitas-komunitas yang hadir tersebut adalah mereka yang sebelumnya telah menjadi anggota dari Sebangsa, sebuah platform media sosial lokal yang memulai kiprahnya pada tahun lalu. Mereka termasuk dalam 30-an komunitas yang hadir dari total sekitar 2.000 nama komunitas yang terdaftar secara online di aplikasi mobile khusus penggiat komunitas, Sebangsa. Di antara mereka ada komunitas Sobat Budaya, komunitas Taufan, ASEAN Youth Reusable Bags Campaign, Untuk Papua, Life for Edu, Edan Sepur, dan puluhan nama komunitas lain. Meski dari latar belakang yang berbeda mereka memiliki kesamaan visi, yakni membangun kepedulian pada sesama lewat gerakan sosial.

Indira saat di Pentas Komunitas, 28 Mei 2016.

Indira saat di Pentas Komunitas, 28 Mei 2016.

Leader Harus Bisa Berpikir Runut

Siapa orang di balik acara “kumpul-kumpul” orang-orang keren ini? Dialah Indira B. Widjanarko, founder Sebangsa, meski sebenarnya ia tidak ingin namanya disebut sebagai pemilik ide. “Saya bilang ini adalah kerja bersama tim. Kita tidak bisa ambil kredit (point) atas kerja orang lain.” Sergahnya. Menurut Ira, sapaan akrab perempuan yang mengambil gelar Master of Art di Manchester University itu, seorang pemimpin harus bisa menghargai kerja keras tim. Ia mengaku bangga dengan tim yang berada di balik Sebangsa. Selain itu, seorang pemimpin juga harus bisa berpikir runut. Kalau konsep sudah didapat, analisanya bagus serta paham langkah-langkahnya, maka sudah bisa dipastikan sebuah project akan berhasil.

Kenali lewat komunikasinya

Ira menceritakan pengalamanya bahwa leadership juga erat kaitannya dengan komunikasi. Seorang leader akan sukses jika ia mampu berkomunikasi dengan baik. Bagaimana ia akan menyampaikan ide-ide dan memengaruhi orang lain jika kemampuan komunikasinya terbatas. “Saya bisa memastikan seorang calon tim baik atau tidak dari wawancara.” Ucap Ira menegaskan pernyataannya.

Setelah Jogja dan Jakarta, acara ini akan berlanjut ke Bandung. Penasaran bagaimana mengelola komunitas  dan keseruan bertemu orang-orang inspiratif ini? Daftar segera atau Stars people bisa unduh aplikasinya dengan mengetik keyword Sebangsa. Kapan lagi mendukung media sosial lokal, jika bukan sekarang? (CEO Stars-FH)