Emas Dari Bulutangkis Olimpiade Rio 2016 Untuk Indonesia

07:31 on August 18, 2016 by Editor in Capture

HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 mendapat hadiah istimewa menjelang detik pergantian hari pukul 23.57 WIB. Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir pada laga  final pertandingan bulutangkis tadi malam di final Olimpiade 2016 yang berlangsung di Riocentro Pavilion, Rio de Jeneiro, mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dengan skor 21-14 dan 21-12.

Kemenangan Owi dan Butet menjadi moment kembalinya tradisi emas dalam bidang bulutangkis di Olimpiade. Tak cuma itu, keberhasilan yang diraih ganda campuran Indonesia ini sekaligus menjadi pembuktian “pecah telur” bagi tim ganda campuran yang selama ini mengalami kebuntuan prestasi Olimpiade. Sebagaimana kita tahu, selama ini tradisi emas ganda campuran bulutangkis selalu dimenangkan oleh dua negara yaitu : Korea Selatan dan Cina. Prestasi tertinggi tim ganda campuran selama mengikuti olahraga yang digelar 4 tahunan ini adalah medali perak. Tercatat selama mengikuti Olimpiade Rio ini, Owi dan Butet belum sekalipun kehilangan game. Bahkan di semifinal mereka sukses menumbangkan unggulan pertama asal Cina, Zhang Nan dan Zhao Yunlei juga dengan 2 game langsung 21-16 dan 21-15.

Tradisi Emas Olimpiade

Tradisi emas Olimpiade dari cabang bulutangkis sempat terhenti pada tahun 2012. Sejak Olimpiade Barcelona 1992 kontingen Indonesia selalu mendulang emas dari cabang bulutangkis putra-putri melalui Alan Budikusuma dan Susi Susanti. Pada Olimpiade 1996 Atlanta melalui ganda putra Rexy Mainaky/Ricky Subagja. Di Olimpiade 2000 Sydney,  melalui  ganda putra Tony Gunawan/Candra Wijaya. Di Olimpiade 2004 Athena melalui Taufiq Hidayat, dan Olimpiade 2008 Beijing melalui Hendra Setiawan/Markis Kido.

Emas yang diraih oleh pasangan ganda campuran terbaik ini merupakan emas pertama dan satu-satunya yang diraih oleh kontingen  Indonesia di Olimpiade Rio de Jeneiro ini. Sebelumnya 2 medali perak dipersembahkan oleh Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan dari cabang angkat besi.

Peluang mendapatkan emas sudah berakhir tadi malam. Cabang-cabang olahraga yang memiliki target terukur seperti bulutangkis dan angkat besi, terbukti telah mempersembahkan medali kemenangan bagi Indonesia. Bagaimanapun sebuah kemenangan dan keberhasilan hanya bisa diraih jika memiliki target terukur. Stars people, sudah mengukur target capaian yang ingin diraih? (CEO Stars-TS)