Duo Sinergi Dalam Bisnis

02:46 on July 6, 2015 by Editor in CEO insight

“Saya pikir, sebagai sebuah perusahaan, Jika Anda bisa mendapatkan  2 hal penting – memiliki arah yang jelas pada apa yang sedang Anda kerjakan, dan memasukan orang-orang yang hebat untuk mengeksekusi hal tersebut- maka Anda dapat melakukan rencana itu dengan sangat baik.” Mark Zukenberg – CEO of Facebook|#CEO Insight.

Siapa tak kenal Mark Zukerberg? Setiap orang yang terkoneksi dengan banyak orang dari berbagai tempat dan belahan negara, patut berterima kasih terhadap anak muda yang menjadi milyuner di usia duapuluhan. Menurutnya, Facebook yang ia ciptakan bersama tiga orang temannya ; Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, dan Chris Hughes yang sekaligus merupakan tim handal baginya, bukan semata soal uang, melainkan bagaimana menciptakan aliran informasi yang terbuka bagi orang-orang. Itu sebabnya ketika facebook yang ia dirikan pada tahun 2004 hendak dibeli oleh sebuah perusahaan besar ditolaknya. Ia berprinsip, perusahaan yang dimiliki oleh seorang konglomerat bukanlah ide yang menarik baginya. “Yang saya pedulikan adalah misi membuat dunia terbuka,” ujarnya.

Mark tidak hanya membuat warga dunia terkoneksi satu sama lain. Ia juga terus mengembangkan aplikasi-aplikasi yang kian meluaskan misinya membuat dunia terbuka bagi satu sama lain. Pada tahun 2014 facebook berhasil mengakuisisi Whatsapp sebagai upaya memulihkan diri dari gempuran aplikasi Snapchat yang pada saat itu banyak digemari oleh generasi muda.

Selain whatsapp, lelaki kelahiran New York ini juga mengakuisisi pembuat headset Oculus Rift, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang technology virntual reality. Diharapkan teknologi ini dapat mendukung beragam fitur Facebook yang akan dikembangkan di masa depan.

Tak cukup sampai di situ, suami dari Priscilia Chan ini kembali mengakuisisi sebuah perusahan penghasil drone bernama Ascenta. Drone adalah pesawat tanpa awak yang digerakkan dengan tenaga matahari. Dengan kejelian, konsep, arah, dan rencana yang matang, ia membentuk tim yang bernama Connectivity lab yang dipimpin oleh seorang engineering director bernama Yael Maguire.

Dengan menggunakan drone diharapkan dapat mendukung tersebarnya penggunaan jaringan internet gratis ke seluruh dunia. Dengan demikian akan semakin banyak pengguna facebook yang tersebar hingga ke pelosok-pelosok terpencil.

Hanya dalam waktu satu dekade, putra dari pasangan Karen dan Edward Zukerberg ini telah berhasil menancapkan namanya sebagai sosok pengusaha sekaligus milyarder yang diperhitungkan dalam kancah bisnis dunia. Semua itu tidak terlepas dari kepiawaiannya mensinergikan misi, arah dan tujuan bisnisnya, serta memadukannya dengan tim yang handal. Bagaimanapun gebrakan seorang pengusaha yang memiliki insting bisnis yang kuat, akan menentukan arah jalannya perusahaan itu sendiri. Mark telah membuktikannya. Bagaimana dengan Stars people? (CEOStars-TS)