CEO, HR, & Top Leader Forum 2016 : Leader Harus Berubah!

12:54 on May 25, 2016 by Editor in Capture

Seorang pemimpin harus siap berubah! Itulah pesan yang disuarakan terus-menerus sepanjang “CEO, HR, & Top Leader Forum 2016”, acara yang digelar oleh Global Leadership Center (GLC) Indonesia di Hotel Mulia Jakarta tadi siang. Forum yang mengundang para praktisi kunci perubahan di perusahaan, seperti Chief Executive Officer (CEO), Human Resource (HR), dan Top Leader, tersebut diajak oleh pakar transformasi Roland Sullivan untuk segera melakukan perubahan secara menyeluruh di tempat mereka bekerja. Sullivan mengenalkan Whole System Transformation (WST) atau perubahan secara signifikan kepada para calon agen perubahan di perusahaan.

Pemimpin itu kunci

“Bukan pemimpin namanya jika ia tidak melakukan perubahan!” Cetus Irham Dilmy, MBA, Partner of GLC Indonesia, yang memandu forum ini. Pria yang sedang menyelesaikan disertasinya di Universitas Indonesia ini mengingatkan para pemimpin untuk segera take action. Saat diwawancara CEO Stars, Irham menggarisbawahi pentingnya leadership yang berkait erat dengan inisiatif. Selain itu, seorang leader harus punya energi positif bagi lingkungannya. Ia bukan hanya mengelola perubahan, namun juga menjadi pelaku perubahan itu sendiri.

99% terbukti berhasil

Sudah banyak perusahaan yang berhasil menerapkan sistem perubahan menyeluruh atau Global System Transformation ini. Di negara Asia Pasifik saja, setidaknya perusahaan-perusahaan di 7 negara termasuk Indonesia telah membuktikan bahwa perubahan menyeluruh di perusahaannya berhasil meningkatkan omzet bisnis. Rahasianya, semua orang di perusahaan dilibatkan dalam perubahan. Jadi jika ada kebuntuan komunikasi maka semua orang di perusahaan ‘duduk’ dalam forum bersama.

Suasana CEO, HR, & Top Leader 2016

Suasana CEO, HR, & Top Leader 2016

Jangan tanggung-tanggung jika tak ingin gagal

Diskusi di forum yang melibatkan perwakilan perusahaan dari berbagai bidang seperti perusahaan consumer goods, produsen makanan & minuman, konsultan, media, pelaku bisnis dan ekspat tersebut menghangat dengan testimoni peserta dimana banyak yang merasa bahwa menjadi bagian dari pelaku perubahan itu tidak mudah. Namun meski demikian mereka setuju akan pentingnya perubahan menyeluruh. Karena jika tidak, maka misi dari perubahan itu sendiri akan gagal. Irham menegaskan bahwa konsep Whole System Transformation berbeda dengan konsep Change Management. Konsep yang disebut terakhir ini lebih bersifat parsial dalam menerapkan perubahan. Sementara WST bersifat menyeluruh. Sejumlah perusahaan multinasional telah membuktikannya seperti perusahaan perkapalan ternama berbasis di Batam & Singapura.

Yakin masih tertutup pada perubahan? Roland Sullivan mengingatkan bahwa 25 tahun mendatang Indonesia akan mendapatkan angin segar atas era perubahan dimana para leader yang terbuka atas perubahan dan terus belajarlah yang akan diuntungkan. (CEO Stars-FH)