“Business is about taking responsibility.” Fariecha Hady

12:02 on December 22, 2017 by Editor in Young CEO

Menjamurnya kedai kopi di berbagai sudut kota tak mampu membuat langkah Fariecha Hady, CEO De Ngokow Coffee Indonesia International, surut. Bahkan kondisi tersebut menjadikannya tertantang untuk memperbaiki kualitas layanan dan terus berinovasi. Ditanya tentang kiat suksesnya bertahan di bisnis kopi, pemuda dengan nama lengkap Muhammad Abdul Hady Hasan ini mengaku bahwa segala hal memang harus dikerjakan dengan sepenuh hati.

 

Fariecha Hady, CEO De Ngokow Coffee Indonesia International

Strategi Menembus Pasar Eropa

Strategi De Ngokow menembus pasar Eropa boleh ditiru. Padahal seperti diketahui bersama bahwa untuk bisa menembus market ini tidaklah mudah. “Kualitas sudah barang tentu!” Katanya. Namun yang menjadikan Hady bisa punya akses ke sana dikarenakan melakukan pendekatan kepada seorang teman yang kebetulan tinggal di Belanda untuk menjadi representatif De Ngokow di negeri tulip tersebut. Dari sana order kopinya dimulai hingga punya cabang di sana. Ditemui di kedai De Ngokow Jalan Timbul Raya 61 Jakarta, Hady yang pernah menyabet The Best Franchise Start Up Award 2017 mengaku tidak mau berkompromi dengan kualitas. Biji kopi di kedainya semuanya terpilih.

“Ayah saya kehilangan pekerjaan yang berdampak pada kondisi keuangan keluarga membuat saya harus membangun usaha sejak dini. Dari keluarga yang berkecukupan sampai sehari harus mengandalkan sepotong roti untuk dimakan bersama-sama satu keluarga pernah saya jalani.” Kenangnya.

Pengusaha Harus Punya Motivasi

Dengan umur yang relatif muda, yakni 25 tahun, dan memegang sejumlah prestasi, langkah Hady dalam membangun masa depan layak menjadi salah satu rujukan berbisnis oleh anak muda jaman sekarang. Ia sepakat bahwa kunci sukses seorang pengusaha ada pada motivasi dalam dirinya. “Saya membangun De Ngokow ini tidak hanya untuk diri saya sendiri, melainkan juga untuk orang sekitar.” Akunya antusias sambil menikmati kopi yang disajikan dingin di hadapannya. “Jangan pernah berhenti dalam kebaikan, karena kita tidak pernah tahu darimana dan dari siapa do’a serta impian kita dikabulkan.” Tambah sulung dari lima bersaudara ini.

Makan Hanya Sepotong Roti

Ada banyak alasan mengapa peraih 1st Winner Manual Brewing V60 Competition Festival Kopi Indonesia 2017 ini getol membangun bisnis. “Jatuh bangun ayah saya dalam membangun bisnis membuat saya harus membangun usaha sejak dini. Dari keluarga yang berkecukupan sampai sehari harus mengandalkan sepotong roti untuk dimakan bersama-sama satu keluarga pernah saya jalani.” Kenangnya. Kondisi tersebutlah yang menjadikan Hady terpacu untuk berhasil membangun bisnis. Ia menambahkan, “Bisnis itu harus punya tanggung jawab sosial.” (CEO Stars-RD)