Berapa Ideal Waktu Yang Dihabiskan CEO Untuk Mengelola SDM?

10:56 on January 11, 2016 by Editor in Capture, CEO insight

Ini pertanyaan menarik. Bisa jadi Stars people langsung menghubungkan dengan apa yang terjadi di tempat kerja. Riset yang dilakukan majalah Fortune menyebutkan bahwa rata-rata waktu yang dialokasikan oleh para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan kelas dunia untuk proses pengembangan SDM adalah 50%, sebuah angka yang amat signifikan mengingat kesibukan seorang CEO. Saat menjadi CEO GE, Jack Welch mengalokasikan 60% waktunya untuk mengelola SDM. Baginya urusan pengembangan SDM terlalu penting untuk diserahkan pada orang lain.

Langkah tersebut diikuti penerusnya, Jeff Immelt yang meluangkan waktu mengajar para manajer di kampus GE Academy dan secara periodik bersama chief HR memantau pengembangan SDM bagi 100 manajer kunci di sana. Setiap tahun, ia datangi satu per satu 100 manajer untuk bertatap muka secara langsung dalam sesi coaching secara khusus.

Empat Manfaat Coaching

Joseph R. Weintraub, profesor manajemen di Babson College sekaligus direktur Babson Coaching serta James M. Hunt, profesor mitra di kampus yang sama menulis di Harvard Business Review bahwa coaching dilakukan oleh para manajer yang sadar akan manfaatnya. Pertama, mereka melihat bahwa pelatihan adalah alat penting untuk mencapai tujuan bisnis. Kedua, mereka menikmati membantu orang lain menjadi berkembang. Ketiga, para manajer yang suka coaching ini adalah pribadi-pribadi yang selalu penasaran. Mereka menjawab rasa penasaran itu dengan cara terus menerus belajar dan salah satu media belajar adalah meneruskan pengetahuan pada orang lain alias membimbing. Alasan keempat mengapa mereka suka memberikan bimbingan adalah karena mereka tertarik membuat koneksi dengan banyak orang.

Juga Dilakukan CEO Lain

Hal yang sama ternyata juga dilakukan AG Leafley, CEO dari perusahaan Procter and Gamble. Setiap minggu, Leafley berdiskusi intensif dengan Chief HR untuk memantau progres pengembangan SDM para manajer. Filosofi Jack Welch dan Leafley sama. Bagi mereka, tugas utama CEO adalah mengembangkan kapabilitas dari para manajer. Agar perusahaan bisa terus sukses, mereka harus serius mengembangkan mutu orang-orang yang mengemudikan roda bisnis perusahaan.

Perusahaan Anda Melakukannya?

Untuk para manajer yang ingin memberikan coaching, Joseph dan James menyarankan untuk para manajer menemukan seseorang yang bagus dalam hal ini. Langkah berikutnya adalah bangun budaya saling percaya dan relasi yang baik di dalam perusahaan. Hal ini penting sebelum Stars people melakukan coaching. Temukan metode yang tepat dan prinsip mendasar dari manajemen coaching.

Jika Stars people merasa bahwa di perusahaan sendiri belum mencapai angka tersebut? Maka sudah seharusnya menambah porsi waktu untuk memajukan karyawan. Karena perusahaan besar dunia sadar bahwa apapun bisnis mereka, bisnis nyata mereka adalah membangun para leader. Seperti pesan Joseph dan James : “Coaching is about them, not about you!” (CEO Stars-AL)