Benediktus D. Yoci: “Pasar Kopi Medium Low Besar.”

11:55 on September 4, 2018 by Agustina Lie in Capture

Melihat geliat pasar kopi yang besar, terbersit di benak Benediktus Distivianto Yoci, founder Becoff Coffee untuk membuat becak kopi keliling atau biasa ia singkat becak kopling.

Berawal dari kesulitannya dalam memasarkan dan menjual produk kopi miliknya, Beni, sapaan pria sarjana ekonomi ini mengembangkan Becak Kopling Becoff. Inspirasinya sederhana, dari melihat penjual es krim keliling yang menggunakan becak atau sepeda kayuh dalam menjajakan dagangannya. “Jika produk minuman coklat saja bisa masuk sekolah, kenapa kopi tidak?” Pikirnya. Saat ini sudah 8 unit becak kopling terjual, belum termasuk 2 unit milik sendiri untuk operasional di Bondowoso.

Hindari Kapal Besar Jika Ingin Selamat

Beni mengakui bahwa brand yang masih baru dengan segala keterbatasannya membuatnya harus pintar berstrategi. Diakuinya bahwa di pasar medium low, ada banyak produsen besar bermain disana. Untuk bisa survive, setidaknya, produsen kopi sekelasnya harus pandai-pandai menerapkan kebijakan dan taktik pasar. Untuk kebutuhan gula, pihaknya menggandeng BULOG yang punya peran vital dalam pasar kebutuhan sejumlah komoditas pokok di Indonesia.

Pemimpin Harus Bisa Jadi Role Model Yang Baik

Bisnis menurut Beni tak lepas dari peran seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus bisa menjadi role model bagi bawahannya. Ia harus bisa membangun keyakinan dan kemauan. Di luar strategi yang ia ceritakan, modal terbesar untuk bisa sukses adalah keyakinan dan kepercayaan. Selanjutnya memahami kelebihan dan kekurangan dari produknya. Baru kemauan keras untuk mengejar mimpi dan tidak cepat putus asa. Disinggung tentang satu kata tentang sosok pemimpin ideal, Beni dengan tegas menjawab, “Tangguh!” Karena ia harus bisa menjadi contoh bagi karyawannya. (CEO Stars-AL)