Bagaimana Seorang Leader Mengatur Cash Flow?

07:30 on September 19, 2016 by Editor in CEO insight
Bagaimana Seorang Leader Mengatur Cash Flow

Bagaimana seorang leader mengatur cash flow? Bagaimana mengatur dan menyesuaikan pengeluaran dengan pemasukan yang Stars peole peroleh agar jangan sampai terjadi besar pasak daripada tiang? Elizabeth Warren, salah satu tokoh paling berpengaruh versi majalah TIME dan putrinya, Amelia Warren Tyagi, menciptakan aturan praktis mengelola keuangan 50/30/20, dan tertuang dalam buku mereka yang bertajuk “All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan”.

Aturan mengelola keuangan 50/30/20

Inti dari aturan praktis mengelola cash flow  50/30/20 adalah membagi anggaran belanja per bulan menjadi tiga kategori, antara lain:

  • 50% dari penghasilan dialokasi untuk biaya hidup dan dan kebutuhan inti termasuk: sewa, utilitas, makan dan transportasi untuk bekerja.
  • 30% dari penghasilan dapat dialokasikan untuk keperluan pribadi, hiburan dan pos untuk pengeluaran tak terduga lainnya.
  • 20% dari penghasilan dialokasikan tujuan keuangan, yang berarti tabungan, investasi, dan pembayaran utang, termasuk pembayaran kartu kredit.

Bagaimana memulai aturan 50/30/20?

Aturan 50/30/20 sangat sederhana, dan bisa digunakan oleh siapapun.

  • Langkah pertama adalah menghitung pendapatan kotor termasuk setelah dikurangi pajak, karena pada beberapa perusahaan pembayaran gaji telah dikurangi dengan dengan pajak penghasilan.
  • Langkah kedua, membatasi pengeluaran tetap hingga tak lebih dari 50% dari total penghasilan, termasuk untuk pembayaran pajak. Disini Stars people harus cermat memilah antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan bersifat pasti, tak terelakkan dan harus dipenuhi, sedangkan keinginan bersifat sebagai pemuas diri.
  • Langkah ketiga, membatasi pengeluaran tidak lebih untuk 30% keinginan. Keinginan ini meliputi keperluan pribadi, hiburan, wisata dan tak lupa sisihkan untuk pos untuk pengeluaran tak terduga lainnya. Jika Stars people pengguna kartu kredit, jangan lupa untuk membatasi juga pengeluaran dari kartu kredit, bila perlu gunakan limit terkecil.
  • Langkah keempat, alokasikan 20% dari pendapatan untuk tabungan, baik untuk rencana jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk asuransi.

Mengapa 50/30/20?

Aturan keuangan 50/30/20 dari Warren ini memang sangat praktis, Stars people  bebas untuk menggunakan keuangan sesuai persentase yang telah ditetapkan. Aturan ini juga begitu sederhana, bahkan bagi Stars people yang baru bekerja sekalipun, karena 50/30/20 secara otomatis akan memantau dan mengontrol keuangan. Bahkan 20% dari keuangan yang digunakan untuk menabung akan memperbaiki stabilitas keuangan jika benar-benar menjaga komitmen untuk menjalankan aturan ini. Itu berarti sekecil apapun penghasilan, otomatis akan tersisih sekitar 20% untuk saving.

Selain praktis dan sederhana, aturan keuangan 50/30/20 ini juga fleksibel. Stars people bisa  mengubah sedikit persentase untuk membuatnya bekerja lebih baik, karena jumlah anggaran dan kebutuhan yang berbeda satu sama lain. Eric Roberge, seorang perencana keuangan yang mengkhususkan diri dalam membantu para profesional dan pengusaha dari Beyond Your Hammock di Boston mengatakan, “kunci dari 50/30/20 adalah untuk mengambil tindakan dan menggunakan sistem untuk membantu agar tetap konsisten dalam mengelola keuangan setiap bulan, memastikan semua pengeluaran terpenuhi dengan cerdas, bertanggung jawab menyisihkan pendapatan untuk tabungan, dan yang pasti memberi ruang untuk menikmati hidup dengan pendapatan yang diperoleh.”

Menjadi seorang leader bukan hanya urusan cakap memimpin melainkan juga smart dalam mengelola cash flow. Jadi siap dengan komitmen 50/30/20 untuk pendapatan bulan ini, Stars People? (CEO Stars-AP)