5 Prinsip Sederhana Ini Yang Pengusaha Sukses Selalu Terapkan

05:30 on January 26, 2016 by Editor in Capture, CEO insight

Butuh mental pemenang untuk bisa menjadi pengusaha karena ia akan menghadapi segala risiko. Professor Howard Stevenson dari Harvard Business School menyatakan : “Entrepreneurship as the pursuit of opportunity without regard to the resources currently controlled”. Entrepreneur harus bisa melihat peluang dengan sumber daya yang terbatas sekalipun, mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dengan tetap memperhatikan faktor risiko. Uniknya, pendidikan tinggi bukanlah faktor penentu utama untuk bisa menjadi seorang pengusaha. Pada wawancara yang dilakukan KEEN Winter Conference 2015 di 20 perusahaan terkemuka menemukan bahwa pengusaha tak lagi percaya pada pendidikan tinggi, mereka melihat keahlian berdasarkan implementasi dan kemampuan kerja, bagaimana memenangkan persaingan dan belajar langsung pada ahlinya.

Lantas pola pikir seperti apa yang perlu dimiliki oleh seorang entrepreneur untuk bisa bersaing di dunia usaha? Beberapa cara pandang ini dapat membantu para pengusaha untuk sukses, tidak hanya saat bersaing di dunia kerja, namun juga untuk ekspansi usahanya :

Memahami risiko dan antisipasi terhadap kegagalan

Menjadi seorang pengusaha berarti harus berani “bersahabat dengan risiko”. Ketika memutuskan memulai suatu bisnis, harus dipahami pula bagaimana membawa bisnis tersebut agar bisa bersaing dan memenangkan pasar, termasuk risiko dan antisipasi terhadap kegagalan. Sukses menjadi entrepreneur tidak bisa diperoleh dengan cara instan, dibutuhkan beberapa trial and error sampai ditemukan formula yang tepat untuk usahanya.

Studi yang dilakukan Duke University dan The Southern California University terhadap 549 pendiri perusahaan sukses mengatakan bahwa alasan yang paling penting atas keberhasilan mereka adalah kemampuan untuk belajar dari kegagalan. Dengan mengevaluasi kegagalan, akan terlihat celah bagaimana meraih sukses.

Merasa tidak pernah cukup untuk belajar

Ilmu tidak hanya ada di lingkungan formal. Pengusaha mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan harus mampu memacu dirinya untuk menguasai berbagai keahlian seperti kepemimpinan, komunikasi, manajemen, bahkan administrasi. Studi dari Stanford menunjukkan bahwa orang dengan berbagai peran di dalam pekerjaan sebelumnya lebih cenderung untuk menjadi pengusaha. Tidak semua pengusaha ahli di berbagai bidang, tetapi pengusaha yang sukses selalu memiliki keahlian yang luas.

Selalu berinovasi

Pengusaha punya rasa penasaran yang tinggi. Dia haus akan pengetahuan dan menikmati belajar. Darinya ia mendapatkan keterampilan dan ide-ide baru untuk mengembangkan bisnis. Itu sangat penting untuk bisa bertahan, memenangkan pasar, dan sukses berekspansi. Seorang pengusaha harus selalu berinovasi dan menerapkan teknologi serta teori-teori baru dalam bisnisnya. Inovasi sederhanapun dapat membuat perbedaan besar dalam bisnis. Steve Jobs misalkan, yang memberikan sedikit sentuhan artistik pada produknya. Cara itu mampu menghasilkan nilai dan harga fantastik dibanding kompetitor.

Berpikir jangka pendek dan jangka panjang

Pengusaha harus punya visi dan mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dengan tetap memikirkan faktor risiko. Semua tak lepas dari perencanaan, kemampuan untuk berpikir serta mengambil keputusan untuk jangka pendek dan jangka panjang demi kelangsungan kerajaan bisnisnya. Mark Zuckerberg, CEO Facebook yakin bahwa media sosial yang dirintisnya akan menuai sukses besar, melihat antusiasme orang berinteraksi dan menemukan dunia sosial baru melalui Facebook. Meskipun dia mendapatkan banyak kesempatan untuk menjual Facebook, ia memilih mempertahankannya.

Selalu meyakini kekuatan teamwork

Bekerja dengan tim yang solid dan manajemen yang tepat adalah salah satu kunci sukses untuk mencapai hasil maksimal. Ide sederhana dapat tumbuh menjadi kerajaan bisnis besar ketika kita menemukan dan memercayai orang-orang yang tepat untuk membantu mewujudkan ide tersebut. Richard Branson, salah seorang pengusaha sukses dunia tidak berdiri sendiri untuk membesarkan bisnisnya. Ia membangun tim dan manajemen yang solid untuk menjaga bisnisnya tetap bertahan dan berkembang, mendorong timnya agar menghasilkan ide-ide cemerlang dan memfasilitasi tim untuk eksekusi ide mereka.

Sesuatu yang besar selalu berawal dari langkah kecil, bahkan ide sederhana sekalipun. Yang terpenting adalah menyiapkan diri untuk setiap peluang yang akan menghampiri Stars people. (CEO Stars-AP)