5 Potensi Tersembunyi Introvert

11:18 on October 8, 2015 by Editor in Capture, CEO insight

Coba amati orang-orang di tempat kerja Stars people. Mereka yang menonjol dan terlihat ‘lebih’ adalah para pemilik kepribadian terbuka atau ekstrovert. Bagaimana dengan para introvert? Terkesan hanya menjadi karyawan nomor dua?

Sukses identik milik orang ekstrovert. Mengapa demikian? Lebih dikarenakan mereka berani mengambil risiko, percaya diri yang kuat, tidak malu untuk mengemukakan pendapat, menjalin hubungan relasi baru, pandai berkomunikasi, dan menarik bagi orang lain sehingga mendapat kesempatan lebih banyak. Lantas bagaimana dengan orang introvert yang cenderung pemalu, pendiam, tertutup, suka nervous dengan hal baru, tidak suka bergaul, dan penyendiri, apakah mereka tidak bisa sukses?

Majalah American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah anterior otak bagian depan seorang introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencanakan sesuatu dan pemecahan masalah. Itulah sebabnya mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, cepat menangkap, dan berintelegensi tinggi. Introvert juga pemikir dalam, sedangkan ekstrovert cenderung berpikir spontan saja.

Kedua tipe kepribadian itu sama-sama memiliki potensi. Sebagai leader, sayang apabila tidak bisa memaksimalkan potensi bawahan dengan baik. Berikut beberapa kelebihan tersembunyi orang introvert yang sering terlupakan :

1) Introvert adalah pendengar terbaik
Pernahkah menyadari bahwa mereka adalah pendengar terbaik? Tidak semua orang mampu mendengarkan keluh kesah orang lain setiap saat. Apalagi cerita yang terus diulang. Maksimalkan potensi introvert ini dengan menjadikan mereka sebagai partner bertukar pikiran. Darinya kita dapat mengetahui kelemahan-kelemahan perusahaan yang bisa segera dibenahi.

2) Kakutan adalah kekuatan
Seringkali rasa takut sebelum melangkah muncul terlebih dahulu. Bila Star people sering melontarkan ide dan langsung di-iya-kan oleh para ekstrovert, mereka yang introvert justru akan berpikir tiga empat kali sebelum menyetujui ide Anda. Apakah mereka menentang? Tidak. Mereka hanya mencoba menjadi opposite agar rencana berjalan dengan baik dengan memikirkan segala risikonya.

3) Pantang menyerah
Potensi tersembunyi lain dari seorang introvert adalah mereka bukan termasuk orang yang mudah menyerah. Baginya kritikan adalah masukan agar dapat lebih baik lagi. Sangat bertolak belakang dengan ekstrovert yang terkadang meluap-luap idenya dan giliran ada yang menyangkal, tidak jarang ia meragukan ide yang dia wacanakan.

4) Perfeksionis
Apa yang menjadikan seorang introvert terlihat lamban? Pemikir. Kebiasaan memikir yang terlalu dalam dan ketakutan berlebih tadi, menjadikan ia menyiapkan betul-betul sebuah rencana. Bagi orang lain mungkin ia tergolong perfeksionis. Baginya, itu adalah standar yang harus dipenuhi. Bukankah itu baik demi kemajuan perusahaan? Pada kasus ini, Stars people bisa menjadikan seorang introvert sebagai advisor untuk kualitas produk atau standar layanan.

5) Keyakinan
Introvert selalu merasa yakin bahwa tidak ada yang sia-sia dalam pekerjaan yang dilakukan. David J. Schwartz, Ph.D dalam bukunya The Magic of Thinking Big menulis pentingnya percaya kepada kemampuan diri. Keyakinan menggerakkan kekuatan dalam diri untuk membuat setiap keyakinan terwujud. Keyakinan untuk sukses menjadi unsur dasar yang dimiliki orang-orang sukses.

Menjadi introvert bukan hal buruk. Jangan pernah merasa disisihkan dari pergaulan dan pekerjaan. Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, yang dikenal sebagai pribadi introvert, mengatakan bahwa untuk menjadi sukses dalam investasi tidak ada kaitannya dengan IQ. Yang diperlukan adalah kepintaran umum dengan temperamen yang baik untuk mengaturnya. Saatnya introvert unjuk gigi! (CEO Stars-AL)