5 Pertanyaan Sederhana Ini Bisa Lejitkan Personal Branding

06:50 on November 24, 2017 by Editor in Capture

Tidak sedikit orang yang mengenal Personal Branding. Namun, seberapa banyak yang mampu menjawab jika mereka ditanya lima kalimat sederhana berikut ini? Siapakah saya? Apa manfaat signifikan yang saya berikan pada orang lain? Apa yang membedakan saya dengan pakar lainnya? Bagaimana persepsi orang lain terhadap saya? dan sebuah pertanyaan, Apa yang ingin saya capai?

Di era yang serba ‘kacau’ alias persaingan sudah sedemikian massive dan ‘tak terlihat’ ini, sebuah nama yang kuat sangat membantu seseorang dalam menjual produk/jasanya.

Ficky A. Hidajat, praktisi komunikasi yang juga peduli pada isu media dan personal branding berpendapat bahwa sudah saatnya siapapun peduli pada personal branding-nya. Bukan hanya untuk dirinya, namun juga untuk kemajuan perusahaan.

Beberapa pertanyaan ini akan membantu Stars people menemukan dan memperkuat ‘jati diri’:

a. Siapakah saya?

Pertanyaan yang sangat mudah bukan? Eits, tunggu dulu, jawaban dari pertanyaan ini bukan hanya sekadar nama kita dan nama perusahaan lho! Tetapi menyangkut esensi manfaat di pertanyaan berikutnya. Poin-poinnya adalah:

– Kemampuan, termasuk di dalamnya tentang pendidikan dan pengalaman profesional.

Passion. Memiliki hasrat dan kepribadian adalah salah satu kunci sukses dari sebuah brand yang kuat.

– Sesuatu yang unik. Hal tersebut yang membedakan kita dengan lainnya.

Pastikan memasukkan nilai-nilai yang bermanfaat bagi sekitar.

b. Apa manfaat signifikan yang bisa saya berikan pada orang lain?

Ini menjadi pertanyaan kedua yang harus ditanyakan. Sederhana, namun hal ini yang menjadikan orang lain mau menghubungi kita sebagai profesional. Titik beratnya ada pada kata ‘signifikan’. Jika iti bisa kita lakukan, dijamin konsumen akan kembali atau seninimalnya akan menceritakan pada orang lain tentang pengalaman baiknya tersebut.

c. Apa yang membedakan saya dengan pakar lainnya?

Bahasa sederhananya mengapa orang lain harus memilih kita dan bukan yang lain? Unique Selling Point kita mampu mengarahkan konsumen pada kita. Makin banyak atau kuat pembeda yang kita miliki, makin besar keinginan orang lain memilih kita.

d. Bagaimana persepsi orang lain terhadap saya?

Nah, kalau untuk pertanyaan yang ini memerlukan sedikit effort. “Brand terbentuk atas usaha Anda. Bagaimana kesan orang lain saat Anda tidak berada dengan mereka adalah personal brand sebenarnya dari diri Anda.” Kata Ficky A. Hidayat dalam sebuah sesi pelatihan Personal Branding┬ádi Bali belum lama ini.

Stars people dapat menanyakan pada orang sekitar mengenai hal ini. Makin banyak value di balik brand Anda, makin besar peluang menang di pasar persaingan.

e. Apa yang ingin saya capai?

Lebih mudah jika Stars people menjawab pertanyaan tersebut dengan visi dan misi personal ataupun perusahaan. Jika masih kesulitan, check list ini bisa cukup membantu:

– Sektor Anda. Ciptakan produk atau jasa dalam lingkaran bisnis Anda.

– Pangsa Pasar. Identifikasi secara tepat target untuk merek yang dipilih.

– Gaya. Sampaikan secara jelas dan konsisten tentang apa rencana Anda.

Bagaimana Stars people, mudah bukan? Atau masih bingung dengan langkah-langkahnya? Hubungi Kami untuk workshop atau in house training di nomor hotline whatsapp 0896.3999.3200. (CEO Stars-WS)