5 Alasan Mengapa Bisnis Perlu Terarah

09:12 on December 6, 2017 by Editor in Capture, CEO insight

Ibarat berjalan, pemimpin dari sebuah perusahaan harus mengetahui kemana arah dan tujuan yang ingin dicapai. Untuk itulah pentingnya pebisnis mengenali rancangan bisnis yang ada. Business plan diperuntukkan untuk semua jenis usaha, baik bisnis usaha tersebut kecil ataupun bisnis usaha yang besar.

Business plan yang baik memiliki poin, antara lain deskripsi usaha, analisa kompetitor, strategi pemasaran yang tepat, menyusun laporan keuangan dan menjaga kualitas produk dan jasa.

Inilah alasan mengapa sebuah bisnis membutuhkan rancangan bisnis:

1. Untuk Memetakan Masa Depan.

Business Plan tidak hanya penting untuk mendapatkan pendanaan pada fase Start-Up, tetapi juga salah satu alat vital yang dapat membantu mengelola bisnis menjadi lebih efektif. Dengan menuliskan apa saja tindakan-tindakan yang dapat dilakukan, Stars people dapat memahami bisnis secara lebih baik. Membuat rencana dengan detil mengenai alternatif apa saja yang dapat dilakukan di masa depan, termasuk di dalamnya sasaran dan sumberdaya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

2. Untuk membantu pertumbuhan dan Pendanaan Yang Aman.

Banyak pebisnis yang memikirkan mengenai pendanaan semasa hidupnya. Sering kali pendanaan tidak hanya dari arus kas bebas saja, tetapi mereka juga membutuhkan pendanaan eksternal.

Saat mencari investasi untuk bisnis, penting sekali menuliskan secara jelas peluang tersebut, karena investor juga ingin mengetahui:

A. Mengapa mereka lebih baik berinvestasi dalam bisnis Anda daripada membiarkan uang di rekening bank atau berinvestasi di bisnis lain?
B. Apa Unique Selling Proposition (USP) untuk bisnis yang timbul dari peluang ini?
C. Mengapa orang akan mengeluarkan uang mereka untuk ‘membeli’ bisnis Anda?

Komponen yang paling penting bagi mereka akan menjadi bukti nyata kemampuan perusahaan di masa depan untuk menghasilkan arus kas yang memadai untuk memenuhi kewajiban hutang, sekaligus memungkinkan bisnis beroperasi secara efektif.

3. Untuk Mengembangkan dan Mengomunikasikan Tindakan.

Business plan membantu perusahaan menilai peluang masa depan dan berkomitmen pada tindakan tertentu. Dengan melakukan rencana yang telah disepakati, semua pilihan lainnya akan tersingkirkan secara efektif dan perusahaan selaras untuk fokus pada kegiatan utama. Rencana tersebut dapat membantu manajemen untuk memantau kemajuan. Sekali rencana telah ditulis dan disebarkan dengan cepat, maka akan mendapatkan feedback dari para pembaca yang mana hal tersebut dapat menghasilkan lebih banyak kolaborasi.

4. Untuk membantu mengelola Cash-Flow.

Pengelolaan Cash-Flow merupakan syarat utama untuk bisnis apapun. Banyak perusahaan yang gagal bukan karena buruknya Cash-Flow tetapi karena menutup hutang-hutang yang timbul. Manajemen Cash-Flow menjadi lebih penting saat bisnis mengejar peluang investasi dimana ada arus kas keluar yang signifikan, sebelum arus kas masuk. Jika bisnis Anda “Cash Only”, pebisnis dapat segera mendatangkan pendapatan; namun jika Stars people mengejar penghargaan, Anda akan menerima uang tunai di masa depan dan karenanya mungkin perlu membayar sebagian biaya sendiri sebelum pendapatan tersebut masuk ke akun Anda. Ini akan memberi tekanan lebih lanjut pada solvabilitas perusahaan dan rencana bisnis yang terstruktur dengan baik akan membantu dalam mengelola persyaratan pendanaan terlebih dahulu.

5. Untuk Mendukung Strategic Exit.

Pada suatu titik, pemilik perusahaan akan memutuskan untuk keluar. Manajemen Strategic Exit yang direncanakan akan mengarahkan dan menginformasikan keputusan yang dibuat hari ini. Tujuannya adalah untuk melikuidasi investasi, sehingga pemilik/investor saat ini memiliki pilihan untuk menguangkan kapan mereka mau. Yang termasuk Strategic Exit, antara lain: Penawaran umum saham perdana (IPO), akuisisi kompetitor, menggabungkan, suksesi keluarga, dan pembelian manajemen. (CEO Stars-WS)