2 Kunci Sukses Pokemon Go

06:47 on July 19, 2016 by Editor in Capture

Pokemon Go, game yang baru saja dirilis di Amerika, Australia, dan Selandia Baru ini langsung booming. Game berbasis lokasi dan augmented reality (AR) ini sudah bisa diunduh di beberapa negara seperti : Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Yunani, Greenland, Hongaria, Islandia, Irlandia, Latvia, Luksemburg, Malta, Belanda, Norway, Polandia, Romania, Slovakia, Slovenia, Swedia, dan Swiss. Mengutip Reuters, CEO Niantic Labs, John Hanke menargetkan Pokemon Go akan dirilis di 200 negara lainnya dalam waktu dekat ini.

Sebenarnya apa yang membuat Pokemon Go begitu fenomenal? John Hanke, sang kreator Pokemon Go, harus melalui perjalanan panjang sebelum berhasil menciptakan game yang mendunia. Kunci kesuksesan pria kelahiran San Fransisco, Amerika Serikat ini ternyata adalah : fokus dan totalitas.

Fokus

Hanke memulai perjalanannya sebagai game creator sejak tahun 1996. Game pertama yang diciptakan dengan genre massive multiplayer online (MMO) adalah Meridian 59. Sedangkan game dengan konsep AR pertama di dunia yang diciptakannya adalah Keyhole yang kemudian dibeli oleh Google dan diganti namanya menjadi Google Earth pada tahun 2005. Hanke lalu bekerja untuk Google hingga tahun 2010 dan tergabung dalam tim Google Geo, untuk menciptakan Google Map dan Google Street View.

Totalitas

Berdasarkan pengalamannya melakukan pemetaan dunia, lelaki penggila game ini akhirnya membentuk Niantic Labs, tim developer yang dibiayai Google untuk membuat game dengan konsep pemetaan. Hanke terjun bebas bersama Niantic Labs secara totalitas dalam mengembangkan game pertama berkonsep pemetaan yang diberi nama Ingrees pada tahun 2012.

Lalu pada tahun 2014 Google dan Hanke membuat lelucon untuk menangkap Pokemon melalui aplikasi Google Maps. Dari sekadar lelucon, Hanke berpikir untuk merealisasikan idenya menjadi game. Pembuatan Pokemon GO berawal dari titik-titik lokasi yang paling banyak digunakan oleh pemain Ingress dan menjadikan titik tersebut menjadi Pokestop dan Gym di Pokemon Go.

Hanke memperoleh pendanaan sebesar 327 miliar dari Google, Nintendo, Pokemon Company, dan investor lainnya untuk mengembangkan game tersebut bersama 40 orang anggota timnya. Ia bekerja keras sejak Desember 2015 hingga Februari 2016 untuk menciptakan Pokemon Go. Lalu game ini dirilis resmi pada 6 Juli 2016 dan sukses meraup untung 184 miliar dalam waktu seminggu dari platform iOS dan Android

Wajar saja jika saham Nintendo, produsen pertama game Pokemon, meroket naik hingga 157 triliun, dan mendapat keuntungan lebih dari 26 miliar melalui app purchase dalam semalam. Kesuksesan Pokemon Go dalam semalam peluncurannya, ternyata diciptakan dengan segala fokus dan totalitas yang dilakukan Hanke selama 20 tahun. Ia selalu berambisi menciptakan permainan berbasis geo tagging dengan segala pengetahuan dan kerjasama anggota timnya yang bekerja dengan penuh passion.

Stars people, keberhasilan bukan sesuatu yang tidak mungkin untuk diraih. Di dunia game sekalipun. Fokus, totalitas, dan bekerja dengan passion akan mengantarkan siapapun untuk mencapai puncak kesuksesan, meski harus melalui perjalanan panjang. (CEO Stars-TS)