10 Teknologi Yang Mengubah Cara Kerja Manusia

09:17 on April 23, 2017 by Arie Prestiwanti in Capture

Teknologi menjawab tuntutan jaman yang meminta semuanya serba cepat, akurat, dan praktis. Bisa jadi yang tadinya hanya di benak manusia, kini semua itu ada dalam kenyataan. Sepuluh teknologi berikut, bisa jadi di antaranya:

1. Microsoft Windows 10

Bill Gates sukses menjadikan teknologi perangkat lunak, Microsoft, meraksasa dengan inovasinya hingga digunakan di seluruh penjuru dunia. Tahun 2015 lalu Microsoft meluncurkan Microsoft Windows 10, build inversi terbaru untuk pengoperasian Windows. Versi terbaru ini memungkinkan start menu berubah menjadi start screen dengan layar penuh, penambahan action center seperti pada smartphone yang menyediakan akses cepat ke berbagai aksi yang sering dilakukan seperti mematikan Wi-Fi, bluetooth dan pengaturan lainnya.

Tidak hanya itu, Windows 10 juga menghadirkan sistem pintar Cortana yang menjadikan Windows 10 semakin menyenangkan, seakan memiliki asisten pintar yang dapat membantu menyelesaikan banyak hal.

2. Android

Android adalah sistem operasi berbasis Kernel Linux yang pada awalnya dikembangkan oleh Android Inc, didukung secara finansial oleh Google, hingga akhirnya dibeli pada tahun 2005. Teknologi android sendiri dari awal perancangan telah terpasang pada perangkat mobile touchscreen seperti smartphone dan komputer tablet, dengan menyesuaikan spesifikasi di kelas low-end hingga high-end. Smartphone publik pertama yang memakai sistem Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008.

3. Drone

Jika sebelumnya ia hanya dikenal sebagai alat pengintai, kini penggunaan teknologi ini berkembang luas. Tidak hanya dipakai di bidang militer saja, drone non-militer menjadi hobi baru dengan pengguna yang beragam, mulai dari anak sekolah hingga profesional. Drone mulai banyak diterapkan untuk kebutuhan sipil, terutama di bidang bisnis, industri dan logistik. Bahkan Amazon memulai persaingan industri ini melalui peluncuran layanan Amazon Prime Air. Pengangkutan barang menjadi lebih cepat, lebih praktis, minim human error, dan mampu menjangkau lokasi terpencil.

4. Virtual Reality

Sebuah teknologi yang membantu pengguna atau user untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Virtual reality memberikan pengguna merasakan sensasi dunia maya layaknya di dunia mata. Bahkan perkembangan teknologi itu saat ini memungkinkan tidak hanya indra penglihatan dan pendengaran saja, tetapi juga indra lainnya.

5. 3D Printing

Charles Hull (salah satu pendiri 3D Systems) menciptakan teori stereolithography, yaitu proses pencetakan yang memungkinkan nyata objek 3D yang akan dibuat dari data digital. Teknologi ini digunakan untuk membuat model 3D dari gambar dan memungkinkan pengguna untuk menguji desain sebelum masuk ke dalam program manufaktur. Cetak 3D memungkinkan kita mencetak, meniru, membuat prototipe/pemodelan, membuat alat-alat peraga pendidikan, model perhiasan, desain produk, mainan anak, dan berbagai kebutuhan untuk mencetak bentuk dalam 3 dimensi.

6.  Hidroponik

Hasil pertanian yang bersifat bulky, mudah rusak dan bersifat musiman menjadikan para petani harus bisa memberikan nilai lebih dari hasil panennya. Belum lagi dihadapkan pada kenyataan bahwa lahan pertanian yang makin menyempit. Hidroponik menjawabnya, teknologi bercocok tanam dengan media air ini mampu meningkatkan citra tanaman yang dihasilkannya. Selain tidak membutuhkan banyak lahan dan tanah, hidroponik juga tidak bergantung pada iklim, masa panen lebih cepat, hasil panen lebih bersih dan segar dengan biaya operasional yang jauh lebih murah dari sistem bercocok tanam konvensional.

7. GPS

Global Positioning System (GPS), sebuah teknologi sistem navigasi yang memanfaatkan satelit. Teknologi ini telah tertanam di hampir semua Smartphone. Penerima GPS memperoleh sinyal dari beberapa satelit yang mengorbit bumi. Satelit yang mengitari bumi pada orbit pendek ini terdiri dari 24 susunan satelit, dengan 21 satelit aktif dan 3 buah satelit sebagai cadangan. GPS dapat memberikan informasi posisi dan waktu dengan tingkat akurasi yang  tinggi. Saat ini GPS digunakan untuk keperluan perang, navigasi, informasi geografis, pelacakan, hingga pemantauan gempa.

8. Nano Teknologi

Beberapa industri yang memanfaatkan teknologi nano adalah energi, kedokteran, teknik, alat-alat rumah tangga, lingkungan, dan elektronik. Struktur nano dikemukakan dan diidentifikasi oleh Mihail C. Rocco dari National Science Fondation (NSF) Amerika Serikat, sebuah teknologi yang mampu membantu kita melihat unsur sampai ke tingkat yang paling kecil.

9. IOS

Pada awalnya iOS punya nama yang berbeda, yaitu iPhone OS. Versi pertamanya diumumkan bersama dengan iPhone asli pada 9 Januari 2007. Steve Jobs menjelaskan bahwa iPhone OS mengambil OS X milik perangkat Mac sebagai dasarnya. iOS merupakan sistem operasi mobile seperti android, hanya saja teknologi ini dikembangkan secara tertutup oleh Apple sendiri, tanpa campur tangan dari developer atau pihak luar.

10. Google Glass

Gadget berbentuk kacamata yang memiliki fitur untuk menampilkan informasi dan fungsinya yang mirip layaknya smartphone, dan dapat di kendalikan lewat suara. Pada perangkat ini dibenamkan kamera yang dapat mengambil gambar dengan resolusi besar serta merekam video dengan kualitas 720p HD. Google glass telah digunakan di banyak rumah sakit besar untuk membantu dokter menganalisa rekam medik pasien dengan hasil lebih akurat. (CEO Stars -AP)