10 Mindset Blocking Penghambat Kesuksesan

10:14 on August 25, 2016 by Editor in CEO insight

Kegagalan seringkali menjadi alasan bagi seseorang untuk menghentikan sebuah usaha. Padahal tidak semua keberhasilan bisa diraih dengan mudah dan dalam waktu singkat. Kadangkala diperlukan sebuah usaha yang luar biasa untuk bisa mewujudkan sebuah kesuksesan.

Jatuh bangun dalam meraih sebuah kesuksesan adalah hal yang biasa dalam menjalani sebuah usaha. Kesuksesan bisa jadi tidak terwujud karena faktor intrinsic. Ingatan manusia seperti fenomena gunung es. Pikiran sadar kita hanya memegang peranan sebesar 12%. Sedangkan pikiran bawah sadar memegang peranan sebesar 88%. Antara pikiran sadar dan bawah sadar dibatasi dengan kritikal area, wilayah pertarungan antara ya dan tidak yang dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar.

Pikiran bawah sadar kita seperti perangkat memori komputer. Ia akan menyimpan banyak hal yang terjadi, dirasakan, dan dialami oleh Stars people. File yang tersimpan di pikiran bawah sadar menjadi semacam blue print dari cara Stars people berpikir. Sebagian besar kehidupan manusia dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar. Semakin banyak memori negatif yang dimasukkan, maka akan menjadi virus yang merusak cara berpikir dan berperilaku, lalu membentuk mindset blocking. Ada 10 mindset blocking yang perlu Stars people kenali yaitu :

Rasa takut yang berlebihan

Apapun yang kita lakukan di dunia pastilah mengandung risiko. Namun demikian salah besar jika rasa takut menjadi momok dalam kita melakukan sebuah tindakan. Rasa takut salah dan gagal seringkali menjadi penghambat terbesar dalam upaya mencapai sukses. Thomas Alpha Edison mengatakan, “Saya tidak gagal, saya hanya melakukan 9. 999 cara yang tidak benar.” Jika Thomas Alpha Edison menyerah pada kegagalannya yang kesekian ratus kali, mungkin hingga hari ini kita tidak akan pernah mengenal lampu pijar sebagai cikal bakal lampu neon dan LED.

Keragu-raguan

Ragu-ragu adalah sebuah rasa bimbang yang berlebihan. Keragu-raguan dalam menjalankan sebuah rencana akan berdampak pada hasil dan tujuan dari rencana tersebut. Diperlukan keyakinan untuk melakukan sesuatu berdasarkan perhitungan yang matang, cermat, dan menimbang segala risiko yang mungkin akan terjadi.

Setengah hati melangkah

Efek dari keraguan akan menyebabkan Stars people setengah hati melangkah dalam menjalankan sebuah usaha. Sebagai seorang leader, Stars people harus  yakin sepenuh hati dengan segala hal yang telah direncanakan dan akan dilakukan. Keyakinan Stars people akan membuat setiap orang yang terlibat dalam usaha yang dijalankan menjadi mantap untuk melangkah dan melakukan segala tindakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Zona nyaman yang aman

Keengganan untuk keluar dari zona nyaman membuat Stars people kehilangan peluang untuk mencapai kesuksesan. Keluarlah dari zona itu, jangan takut untuk mengambil risiko, dan mengembangkan ide-ide kreatif yang akan menjadi peluang untuk meraih kesuksesan.

Sudah merasa puas

Pernahkah Stars people bertemu dengan seseorang yang berpuluh tahun mengerjakan hal yang serupa pada posisi pekerjaan yang sama? Kebanyakan dari orang bertipe demikian adalah mereka yang cepat merasa puas, dan tidak berani menerima tantangan untuk melakukan suatu perubahan yang akan berdampak lebih baik bagi karir dan pekerjaannya. Cepat merasa puas akan menjadikan seseorang seperti katak dalam tempurung dan kehilangan peluang untuk meraih sesuatu yang lebih baik.

Mengabaikan waktu

Berapa banyak orang yang kehilangan waktu terbaiknya? Yang menyia-nyiakan waktu yang dimilikinya untuk hal yang sia-sia? Stars people adalah pilot terhadap sang waktu yang terus terbang dengan cepat. Mereka yang tidak mampu mengelola waktu dengan efektif dan produktif akan tertinggal dan semakin jauh dari kesuksesan

Menyalahkan orang lain

Tidak sedikit orang-orang gagal yang menyalahkan kegagalannya pada orang lain. Seringkali orang tidak mau mengakui kesalahannya pada saat ia gagal. Kecenderungan untuk menyalahkan orang lain sebagai kambing hitam adalah salah satu faktor penghambat kesuksesan. Kondisi ini dipengaruhi oleh sikap enggan bertanggung jawab atas kesalahan dan kegagalan yang dilakukannya.

Iri hati terhadap kesuksesan orang lain

Banyak di antara kita yang berpikir bahwa orang sukses lahir dari keturunan yang sukses, berasal dari lingkungan yang sukses. Rasa iri seperti ini cenderung membakar logika. Padahal seharusnya, ia belajar untuk menjadi sukses dari orang-orang yang lebih dahulu meraih kesuksesan. Iri hati yang terus mendominasi akal, hati, dan pikiran akan semakin membuat seseorang terperangkap pada buruk sangka dan enggan melakukan segala proses untuk meraih sukses.

Meresahkan pendapat orang lain

Jika Stars people ingin membangun usaha, mintalah pendapat orang-orang yang bisa memberi masukan positif. Jangan terlalu menghiraukan pendapat negatif yang akan menjatuhkan mental dan menjadi penghambat dalam usaha. Sukses adalah buah dari apa yang kita lakukan dengan baik dan benar dengan segala kesungguhan dan kesabaran, bukan karena pendapat orang lain yang cenderung negatif dan melemahkan.

Tidak mampu “menjual diri”

Untuk menjalankan sebuah usaha, tidak hanya membutuhkan tim yang solid dan modal yang kuat, tapi juga membutuhkan kemampuan untuk melakukan self branding. Kemampuan “menjual diri” ini hanya dapat dilakukan dengan menjiwai bisnis apapun yang dijalankan. Lalu jalinlah network sesuai dengan ranah bisnis tersebut. Self branding sangatlah penting untuk meraih kesuksesan terlebih di era teknologi social media yang sangat berpengaruh terhadap masalah branding.

Stars people, tidak ada yang mampu memprediksikan kesuksesan. Cara terbaik untuk meraih sukses adalah dengan melakukan hal-hal terbaik sekarang juga. Mulailah dari membersihkan mindset blocking, Stars people. (CEO Stars-TS)